Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Yang lebih penting adalah itu menunjukkan semangat kebersamaan dan persatuan, sikap saling menghormati antar tokoh bangsa yang patut menjadi contoh, bahwa perbedaan pandangan politik tidak menghalangi silaturahmi dan kerja sama untuk kepentingan bangsa dan rakyat," ujarnya.
Dia berharap kebersamaan antartokoh negara tidak berhenti pada simbol, tetapi diterjemahkan dalam kebijakan yang memperhatikan masyarakat kecil, termasuk warga di desa, kawasan pesisir dan sentra pertanian.
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong juga memandang momen tersebut sebagai sesuatu yang natural dan menunjukkan hubungan baik antara Prabowo dengan Jokowi dan Gibran.
"Kami memaknai momen Pak Presiden Prabowo duduk bersama Pak Jokowi dan Wakil Presiden Mas Gibran dalam upacara HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2026 kemarin adalah hal yang wajar dan menunjukkan suasana kebersamaan yang baik," kata Bahtra.
Menurut Bahtra, setiap upacara 17 Agustus di Istana memang mengundang para presiden dan wakil presiden terdahulu. Karena itu, posisi Jokowi yang duduk sejajar dengan Prabowo dan Gibran dinilai bukan sesuatu yang aneh.
Bahtra juga mengatakan hubungan Prabowo dengan para pemimpin terdahulu selama ini terjalin baik. Menurutnya, Prabowo terus menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh-tokoh bangsa.
"Karena itu, kalau terlihat berbincang tersenyum atau tertawa bersama, saya kira itu suasana yang natural dan mencerminkan hubungan yang baik," ujarnya.
Dia menilai sikap para pemimpin yang dapat duduk bersama dalam satu momentum kenegaraan tersebut patut menjadi teladan. Menurut Bahtra, persatuan dan kerja sama seluruh elemen bangsa dibutuhkan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.
Sejumlah partai politik pun sepakat bahwa momen Prabowo, Jokowi dan Gibran duduk bersama lebih menunjukkan suasana kebersamaan. Selain mematahkan spekulasi soal kerenggangan, momen tersebut dinilai dapat menjadi simbol pentingnya persatuan di tengah perbedaan politik.* (d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.