Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Kalau demikian halnya, maka hubungan Prabowo-Jokowi selama ini dikesankan baik-baiknya, bisa jadi hanya palsu. Hubungan keduanya terkesan baik hanya tampak pada panggung depan," pungkasnya.
Sebelumnya, potongan video Budi Arie Setiadi saat berbicara di hadapan Jokowi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Budi Arie menyinggung kemungkinan momentum politik dan pemilu berlangsung lebih cepat dari jadwal 2029.
"Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?" ucap Budi Arie yang langsung dijawab seruan "Siap!" dari audiens.
Budi Arie juga menggambarkan kondisi masyarakat saat ini sebagai situasi yang tidak biasa.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan dinamika politik menjelang Reformasi pada 1997-1999.
"Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadi yang namanya patahan sejarah, bagaimana tahun 97 itu tiba-tiba pemilu berikutnya 99. Dan potensi ini bukan tak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini yang betul-betul tidak membuat masyarakat happy," ucap Budi Arie.
Pernyataan tersebut turut mendapat sorotan dari Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus.
Ia menilai ada kepentingan tertentu di balik pernyataan Budi Arie yang kemudian viral setelah potongan videonya beredar.
"Kami melihat ada kepentingan terselubung dari Budi Arie, terkait narasi sepotong yang disampaikan dari cuplikan itu," kata Bestari, Selasa (25/8/2026).
Bestari bahkan menuding Budi Arie berupaya mengadu domba Jokowi dengan Prabowo.
Ia menilai Jokowi tidak mengetahui sebelumnya apa yang akan disampaikan Budi Arie dalam forum tersebut.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.