BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Janji Gaji Tinggi hingga Kewarganegaraan Instan, Modus Rusia Diduga Rekrut 8 WNI Jadi Tentara Terbongkar

Nurul - Selasa, 01 September 2026 10:24 WIB
Janji Gaji Tinggi hingga Kewarganegaraan Instan, Modus Rusia Diduga Rekrut 8 WNI Jadi Tentara Terbongkar
ilustrasi Tentara Rusia. (Foto: media.alkhairaat)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Intelijen Ukraina menyebut sejumlah tawaran seperti bayaran tinggi, tugas non-tempur, percepatan kewarganegaraan Rusia, dan tunjangan sosial menjadi bagian dari upaya perekrutan.

"Janji berupa bayaran tinggi, tugas non-tempur, percepatan kewarganegaraan Rusia, dan tunjangan sosial menarik minat orang-orang yang-sering kali-tidak mengetahui ke mana sebenarnya mereka akan dikirim," tulis Intelijen Ukraina dalam keterangan resminya.

Sementara itu, Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah masih melakukan verifikasi terhadap informasi tersebut melalui perwakilan RI di Rusia.

Menurut Yvonne, Kemlu juga berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, serta bentuk keterlibatan individu yang disebut dalam informasi tersebut.

"Informasi mengenai identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, serta bentuk keterlibatan individu yang disebutkan masih perlu dipastikan lebih lanjut," kata Yvonne.

Dengan demikian, pemerintah masih menunggu hasil verifikasi sebelum memastikan apakah delapan WNI tersebut benar-benar direkrut dan terlibat dalam angkatan bersenjata Rusia.* (d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Delapan Nama WNI Muncul di Data Intelijen Ukraina sebagai Tentara Rusia, Menhan RI Justru Mengaku Belum Tahu
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 165 Orang, Kondisi 45 WNI Dipantau Kemlu
Tak Perlu Pilih Antara Dunia dan Tanah Air: Presiden Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Selektif untuk Diaspora Berbakat
Ribuan WNI Terjerat Online Scam di Kamboja, RI-Kamboja Bentuk Tim Khusus Indonesia Desk
RI Kecam Keras Kekerasan Israel di Al-Aqsa dan Tepi Barat, Ajak Dunia Bersatu Dukung Palestina
500 WNI Korban Online Scam Menanti Pulang, PM Thailand Janji Percepat Prosesnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru