BREAKING NEWS
Jumat, 11 September 2026

Gaji Guru Rendah dan PPPK Terancam PHK, Pengamat Pertanyakan Kegigihan Prabowo Pertahankan MBG sebagai Proyek Prioritas

Adelia Syafitri - Jumat, 11 September 2026 17:44 WIB
Gaji Guru Rendah dan PPPK Terancam PHK, Pengamat Pertanyakan Kegigihan Prabowo Pertahankan MBG sebagai Proyek Prioritas
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Apa sih sebetulnya memberi makan orang lalu kemudian kita bicara indeks pembangunan manusia. Ini kan semua akal-akalan presiden dan jajarannya," tuturnya.

Selain mengkritik MBG, Syukur menyoroti kesejahteraan guru, dosen, dan tenaga kesehatan. Dia mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap penghasilan para pekerja di sektor pelayanan publik tersebut.

"Pertanyaan mendasar saya adalah, Presiden berpikir gak tentang gaji guru dosen yang begitu rendah. Tenaga kesehatan yang teriak tentang gajinya tidak layak, upahnya tidak layak," ujarnya.

Syukur juga menyoroti kondisi anggaran pemerintah daerah. Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah dapat berpengaruh terhadap pelaksanaan berbagai proyek pembangunan yang menggunakan APBD.

"Daerah-daerah yang teriak juga, akhirnya kemudian proyek-proyek daerah yang dibiayai oleh APBD jadi mandek," tegasnya.

Dia bahkan mengingatkan persoalan fiskal tersebut dapat berdampak terhadap keberlanjutan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Syukur menyebut ada risiko pemberhentian apabila pemerintah daerah tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membiayai tenaga PPPK.

"Belum lagi jadi ancaman yang serius PPPK bakal dihantam PHK pemberhentian. Karena daerah kehabisan anggaran atau bahkan tidak ada pos anggaran untuk membiayai kelangsungan mereka," katanya.

Menurut Syukur, persoalan tersebut tidak seharusnya terjadi setelah para tenaga PPPK memberikan pengabdian dalam waktu panjang.

"Padahal mereka sudah mengabdi puluhan tahun, semua ini hancur atas satu nama atau satu proyek namanya MBG dan Presiden gigih betul pertahankan proyek ini," ujarnya.

Syukur juga menilai terdapat dimensi politik dalam upaya mempertahankan MBG. Dia menduga konsolidasi politik ikut memengaruhi keberlanjutan program tersebut.

"Bahkan memerintahkan jajaran partainya untuk mengkonsolidasi dukungan agar mempertahankan proyek ini," kata dia.

Dia kembali menilai program MBG harus diukur berdasarkan manfaat yang diterima masyarakat, bukan keuntungan kelompok tertentu.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kasus Keracunan MBG di Karo Dinilai Penuhi Unsur Pidana, LBH Medan Desak Polda Sumut Usut Tuntas
"Butuh Rujukan ke Jakarta atau Medan? Pasti Kami Penuhi", Gibran dan Bobby Pastikan Semua Biaya Pengobatan Korban MBG Karo Ditanggung
Usai Santap Kebab, Nugget, dan Salak, 352 Siswa di 5 Sekolah Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
Minta Maaf dan Pastikan Biaya Ditanggung, Gibran Pesan Orang Tua Jangan Paksakan Anak Masuk Sekolah sebelum Pulih
Mahfud MD Usul SPPG Dihapus, MBG Dikelola Kopdes Merah Putih dan Dimasak di Sekolah
Kasus yang Sempat Ramai Jadi Sorotan Nasional, Wapres Gibran Akhirnya Terbang ke Karo Jenguk Langsung Korban Keracunan MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru