Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA – Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir dalam prosesi pengangkatan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Keduanya adalah mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Jacky Manuputty.
Meski tidak hadir dalam prosesi tersebut, nama Jonan dan Jacky tetap tercantum sebagai anggota Wantimpres dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P Tahun 2026.Baca Juga:
Secara keseluruhan, 24 dari 26 anggota hadir dalam acara pengangkatan tersebut.
Ketua Wantimpres Pratikno memastikan status Jonan dan Jacky sebagai anggota tidak berubah.
"Itu kan sudah di Keppres," ujar Pratikno seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Saat ditanya mengenai alasan spesifik ketidakhadiran keduanya, Pratikno mengaku tidak mengetahui secara rinci.
"Itu diatur oleh sekretaris," ujarnya.
Keppres Nomor 107/P Tahun 2026 menetapkan 26 anggota Wantimpres.
Pratikno ditunjuk sebagai ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai wakil ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai sekretaris merangkap anggota.
Nama Ignasius Jonan dan Jacky Manuputty tercantum sebagai anggota dalam keputusan tersebut.
Dengan demikian, ketidakhadiran mereka dalam prosesi pengangkatan tidak mengubah status keduanya sebagaimana tercantum dalam Keppres.
Wantimpres merupakan lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden, baik diminta maupun tidak diminta.
Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang dan pengalaman.
Pratikno mengatakan komposisi Wantimpres kali ini diisi tokoh-tokoh nasional dari berbagai bidang, agama, dan profesi.
Sebelum ditetapkan sebagai anggota Wantimpres, Ignasius Jonan dan Jacky Manuputty diketahui pernah hadir dalam agenda yang melibatkan Presiden Prabowo.
Jonan pernah bertemu Prabowo di Istana Merdeka pada 3 November 2025.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah program pemerintah, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, diplomasi luar negeri, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Saat itu, Jonan mengatakan kedatangannya untuk berbagi pandangan dan memberikan masukan kepada Prabowo sebagai warga negara.
Sementara Jacky Manuputty pernah menghadiri pertemuan Prabowo dengan tokoh lintas agama, pimpinan partai politik, serikat buruh, serta organisasi kepemudaan lintas iman di Istana Negara pada 1 September 2025.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan dibahas, antara lain masalah sosial, korupsi, perilaku pejabat, pajak, hingga Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Jonan dan Jacky juga pernah berada dalam satu forum seminar bertajuk "Sebuah Mosaik Indah: Indonesia di Mata Paus Fransiskus" di Jakarta pada 10 Mei 2025.
Saat itu, Jonan hadir sebagai Ketua Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Adapun Jacky menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut.
Ignasius Jonan memiliki pengalaman panjang di pemerintahan dan sektor korporasi.
Ia pernah memimpin PT Kereta Api Indonesia (Persero), kemudian menjabat Menteri Perhubungan pada 2014–2016 dan Menteri ESDM pada 2016–2019.
Sementara Jacky Manuputty merupakan pendeta Gereja Protestan Maluku (GPM) dan Ketua Umum PGI periode 2024–2029.
Ia dikenal aktif dalam kegiatan dialog lintas agama dan kerja perdamaian.
26 Anggota Wantimpres Prabowo
Presiden Prabowo mengangkat 26 anggota Wantimpres berdasarkan Keppres Nomor 107/P Tahun 2026.
Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Susunan Wantimpres tersebut adalah:
Pratikno sebagai Ketua merangkap anggota.
Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota.
Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota.
Sinta Nuriyah Wahid.
Muhammad Quraish Shihab.
Agum Gumelar.
Chairul Tanjung.
Said Aqiel Siradj.
Anwar Iskandar.
Yahya Cholil Staquf.
Jusuf Wanandi.
Budi Gunawan.
Bambang Soesatyo.
Salim Segaf Al-Jufri.
Soekarwo.
Dato' Sri Tahir.
Rocky Gerung.
Ida Bagus Purwalaksana.
Philip Kuncoro Wijaya.
Budi Santoso Tanuwibowo.
Anwar Usman.
Mohamad Hatta.
Jusuf Hamka.
Margarito Kamis.
Jacky Manuputty.
Ignasius Jonan.
Alasan Ketidakhadiran Belum Terungkap
Hingga Jumat (2/10/2026), belum ada penjelasan terbuka dari Jonan maupun Jacky mengenai alasan keduanya tidak hadir dalam prosesi pengangkatan Wantimpres.
Pratikno juga belum memberikan penjelasan spesifik mengenai alasan tersebut. Ia hanya menyebut urusan kehadiran diatur oleh sekretariat.
"Itu diatur oleh sekretaris," ujarnya.
Yang telah dikonfirmasi adalah status Jonan dan Jacky. Keduanya tetap tercantum sebagai anggota Wantimpres berdasarkan Keppres Nomor 107/P Tahun 2026, meskipun tidak hadir dalam prosesi pengangkatan di Istana Negara.* (tb/ad)
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir d
POLITIK
JAKARTA Direktur Law Firm Pedang Keadilan & Partners Zuhri Saifudin menilai Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peluang untuk mendiskualif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai rangkaian perombakan pemerintahan Presiden Prabowo Su
POLITIK
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) diduga dikeroyok sejumlah pria di kawasan depan Kampus Universitas Suma
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan mengajak masyarakat melihat kembali hubungan manusia dengan dirinya sendiri, sesa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak memberikan tanggapan mengenai perkara yang mempersoal
NASIONAL
OlehWerdha CandratrilaksitaRESHUFFLE lazimnya menjadi cara seorang presiden memperkuat kendali terhadap pemerintahannya. Menteri yang dinil
OPINI