BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo di Malam Putusan MK soal Ijazah Gibran

Dharma - Kamis, 08 Oktober 2026 14:33 WIB
Jokowi Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo di Malam Putusan MK soal Ijazah Gibran
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 6 Desember 2024. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SOLO — Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.

Pertemuan tersebut berlangsung sekitar dua jam pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Jokowi mengatakan pertemuannya dengan Prabowo tidak hanya membahas persoalan pemerintahan dan politik.

Baca Juga:

Keduanya juga berbincang mengenai sepak bola, terutama setelah tim nasional Indonesia meraih kemenangan.

"Membahas kemenangan bola. Ya benar, cerita yang banyak mengenai bola kok. Kan senang kita menang," kata Jokowi di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (8/10/2026).

Jokowi membenarkan dirinya datang ke Kertanegara setelah diundang langsung oleh Prabowo.

Selain membicarakan sepak bola, pembicaraan keduanya juga menyentuh isu ekonomi dan politik.

"Iya (diundang Prabowo), berbicara mengenai bola, juga mengenai ekonomi dan politik," ujarnya.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo di kediaman Prabowo menjadi perhatian publik. Keduanya diketahui sempat bertemu selama kurang lebih dua jam.

Meski demikian, Jokowi tidak merinci lebih jauh pembahasan mengenai ekonomi dan politik dalam pertemuan tersebut.

Ia hanya menyebut ketiga topik itu menjadi bagian dari percakapan bersama Prabowo.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah keduanya beberapa kali terlihat berkomunikasi dalam sejumlah kesempatan.

Namun, Jokowi tidak menyampaikan adanya agenda khusus selain pembicaraan mengenai berbagai hal tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga ditanya mengenai kemungkinan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka maju dalam Pemilihan Presiden 2029.

Jokowi memilih tidak banyak berkomentar mengenai peluang tersebut. Menurut dia, Pilpres 2029 masih terlalu jauh untuk dibicarakan.

"Masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyatlah semuanya," tuturnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi ketika ditanya mengenai arah politik Gibran menjelang Pemilu 2029.

Dengan demikian, Jokowi menilai perhatian saat ini sebaiknya diarahkan pada pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam kapasitas politik maupun pemerintahan.* (d/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran: Sistem Pendidikan Tiap Negara Berbeda
Bawaslu Surakarta Buka Suara soal Verifikasi Ijazah Gibran Saat Pilkada 2020
KPU Surakarta Ungkap Verifikasi Ijazah Gibran Saat Pilkada 2020, Ternyata Tak Langsung ke Singapura
Usai Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Fraksi PDIP Turunkan Foto Wapres Gibran
Istana Belum Ambil Sikap soal Putusan MK Gibran, Ini Alasannya
Badut-badut Demokrasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru