BREAKING NEWS
Kamis, 15 Oktober 2026

Desakan Mundur Menguat, Ini Respons Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

Abyadi Siregar - Selasa, 13 Oktober 2026 17:43 WIB
Desakan Mundur Menguat, Ini Respons Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dalam aksi itu, para pemuda menyoroti penanganan karhutla di Kalteng yang mereka nilai belum menunjukkan hasil nyata.

Mereka juga mendesak pemerintah pusat mengambil langkah yang lebih tegas untuk mengatasi kebakaran dan dampak kabut asap.

Salah seorang perwakilan pemuda yang mengikuti aksi, Aris, bahkan meminta Raja Juli mengundurkan diri apabila tidak mampu memberikan solusi konkret terhadap persoalan tersebut.

"Kalau tidak bisa menjadi Menteri, mending mengundurkan diri saja dari Menteri Kehutanan," seru Aris dalam aksi tersebut.

Desakan mundur itu mencerminkan kekecewaan para peserta aksi terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Raja Juli menegaskan pemerintah tidak lepas tangan dan menyatakan siap menerima kritik sebagai dorongan untuk meningkatkan upaya penanganan kebakaran.

Penanganan karhutla di wilayah tersebut masih menjadi perhatian karena kebakaran dan kabut asap berdampak pada kehidupan masyarakat.

Pemerintah dituntut terus memperkuat langkah penanggulangan agar risiko kebakaran dapat ditekan dan paparan asap terhadap warga berkurang.* (d/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Dukung Jaksa Sahabat Pendidik, Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah
Bukan Sekadar Seremonial! Pemdes Bogak Kawal Warga Jalani Pengobatan hingga Rehabilitasi ke BNN Batu Bara
Bupati Labusel Buka TMMD ke-130, Percepat Pembangunan Desa dan Kesejahteraan Warga
Wabup Rianto Ajak Generasi Muda Asahan Jadi Garda Terdepan Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Tak Cuma Andalkan Hujan! Prabowo Kumpulkan Profesor Hingga Patok 70 Ribu Polisi Hutan Atasi Karhutla
Asap Makin Parah! Ketua DPD Minta Pemerintah Buka Diri Terima Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru