
Massa Serbu Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Uang Dolar Singapura Ditebar ke Jalan
JAKARTA Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, digeruduk massa pada Sabtu sore (30/8/2025). Kerusuha
Nasionalbitvonline.com-Di balik baunya yang menyengat, kotoran penguin atau guano ternyata memiliki peran tak terduga dalam menjaga kestabilan iklim bumi. Dalam studi terbaru yang diterbitkan di Nature Communications Earth & Environment pada 22 Mei 2024, para ilmuwan mengungkap bahwa gas amonia dari kotoran penguin dapat membantu membentuk awan pendingin yang menurunkan suhu permukaan bumi.
Temuan ini menunjukkan bahwa spesies ikonik Antartika ini berkontribusi penting dalam mengurangi dampak pemanasan global—bukan hanya secara lokal, tetapi juga pada skala global.
Tim peneliti yang dipimpin oleh ilmuwan atmosfer dari Universitas Helsinki, Matthew Boyer, menemukan bahwa ketika angin bertiup dari arah koloni penguin Adélie yang terdiri dari 60.000 individu, kadar amonia melonjak hingga 13,5 bagian per miliar—angka yang lebih dari 1.000 kali lipat dibandingkan kadar alami di atmosfer Antartika.
Amonia ini bereaksi dengan senyawa sulfur di udara, membentuk partikel aerosol yang menjadi inti kondensasi untuk membentuk awan. Semakin banyak aerosol berarti semakin banyak awan yang memantulkan sinar matahari kembali ke luar angkasa, sehingga mengurangi pemanasan permukaan.
"Hal yang paling mengejutkan adalah guano tetap memancarkan amonia dalam jumlah besar bahkan setelah penguin bermigrasi," ujar Boyer.
Penelitian juga menunjukkan bahwa tiga jam setelah angin mengarah dari koloni penguin, terbentuk kabut akibat tingginya aerosol. Bahkan setelah penguin pergi untuk migrasi tahunan, guano yang tertinggal tetap menjadi sumber amonia yang aktif.
Pengaruh Global dari Spesies Kecil
Penelitian ini menunjukkan bahwa satwa liar dan ekosistemnya berkontribusi pada dinamika atmosfer. Meski tampak sepele, penguin dan kotorannya memberi pengaruh besar dalam pembentukan awan dan pengaturan suhu bumi.
"Perubahan iklim dan gangguan ekosistem di Antartika bisa berdampak besar pada iklim global," kata Boyer.
Dengan temuan ini, para ilmuwan menyerukan agar solusi-solusi alami yang sering diabaikan seperti guano penguin dipertimbangkan dalam strategi mitigasi perubahan iklim.*
(km/j006)
JAKARTA Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, digeruduk massa pada Sabtu sore (30/8/2025). Kerusuha
NasionalJAKARTA Kericuhan terjadi di depan gerbang utama DPR RI, Jakarta Pusat, Sabtu malam (30/8/2025), saat aparat kepolisian terpaksa memukul m
NasionalJAKARTA Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa dengan memblokade jalan di depan NasD
NasionalBANDA ACEH Sebanyak 350 pelari dari berbagai daerah di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara mengikuti ajang Lhoknga Trail Run 2025, yang digel
OlahragaBUKIT TINGGI Sejumlah pimpinan daerah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menemui ratusan massa gabungan yang menggelar aksi unjuk rasa di p
NasionalPEKALONGAN Demonstrasi yang berlangsung di Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Pekalongan pada Sabtu sore berakhir ricuh. Massa yang awalnya me
PeristiwaJAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi rumah keluarga almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meningga
NasionalBOGOR Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prab
NasionalBALI Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya event Bali Fashion Parade 2025 yang digelar di Gedung Ker
BeritaJAKARTA Selvi Ananda, istri dari Gibran Rakabuming, berhasil mencuri perhatian publik saat menghadiri acara Tedhak Siten Bebingah, yang me
Nasional