Wamenkeu: Ekonomi RI Kuat, Jauh dari Risiko Krisis Seperti 1998
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan jau
EKONOMI
JAKARTA – Di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan (AI) akan memperburuk krisis iklim karena kebutuhan energi yang masif, sebuah laporan terbaru dari London School of Economics (LSE) justru menunjukkan sebaliknya.
AI dinilai memiliki potensi besar sebagai alat transformatif untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal npj Climate Action bulan lalu, tim peneliti dari Grantham Research Institute on Climate Change and the Environment menilai bahwa manfaat AI dalam mengurangi emisi karbon jauh melampaui jejak karbon yang ditimbulkannya.
Menurut laporan tersebut, jika dimanfaatkan secara strategis, AI dapat membantu dunia mengurangi 3,2 hingga 5,4 miliar ton CO₂ per tahun pada 2035, setara dengan sekitar 10 persen dari total emisi global saat ini.
Sementara itu, emisi tambahan akibat penggunaan AI diperkirakan hanya berkisar antara 0,4 hingga 1,6 miliar ton setara CO₂ (GtCO2e).
Angka ini menunjukkan bahwa AI berpotensi menjadi alat dekarbonisasi yang jauh lebih besar daripada sumber emisinya sendiri.
"Dunia menghadapi peluang yang belum pernah ada sebelumnya untuk memanfaatkan AI sebagai katalisator bagi transisi menuju nol emisi karbon (net-zero)," kata Nicholas Stern, Ketua Grantham Research Institute, Selasa (15/7/2025).
Penelitian ini hanya mengkaji tiga sektor utama: listrik, pangan, dan transportasi, area yang dinilai sebagai ladang subur penerapan AI dalam mengurangi emisi.
Di sektor ini, AI berperan dalam:
- Mengoptimalkan jaringan listrik energi terbarukan
- Mendorong riset protein alternatif sebagai pengganti daging
- Meningkatkan efisiensi transportasi bersama dan logistik
"Estimasi kami menunjukkan bahwa pengurangan emisi dari tiga sektor ini saja cukup besar untuk mengimbangi seluruh tambahan emisi dari penggunaan AI di seluruh sektor ekonomi," lanjut Stern.
Tim LSE menilai potensi pengurangan emisi berdasarkan tiga indikator penting, yaitu biaya implementasi, daya tarik penggunaan, dan kemudahan akses terhadap teknologi AI.
Mereka membandingkan skenario penggunaan AI dengan skenario tanpa AI hingga tahun 2035.
Hasilnya memberikan dasar yang kuat bagi kebijakan berbasis teknologi dalam strategi mitigasi iklim global.
Temuan LSE ini menjadi argumen kuat bagi para pembuat kebijakan untuk tidak hanya berhati-hati terhadap dampak lingkungan AI, tetapi juga mengoptimalkannya sebagai solusi iklim.
Meski konsumsi energi AI tetap harus diawasi, laporan ini menyimpulkan bahwa AI justru bisa menjadi senjata penting dalam upaya global mencapai target emisi nol bersih.*
(km/a008)
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan jau
EKONOMI
TANJUNGBALAI Ada yang spesial pada apel pagi hari senin (25/5/2026) yang dipimpin Asisten Administrasi dan Umum Setdako Tanjungbalai Wal
PEMERINTAHAN
BINJAI Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai melaksanakan pelantikan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah seKota Binjai period
NASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mengungkap adanya selisih besar dalam data perdagangan Indonesia dengan sejumlah negara mitra dagang utama, yang nila
EKONOMI
BATU BARA Kecamatan Tanjung Tiram kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Gebyar PBBP2 Tahun 2026. Di bawah kepemimpinan P
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan kesiapan untuk mengkolaborasikan pameran kerajinan internasional I
EKONOMI
JAKARTA Luhut Binsar Pandjaitan mendorong penerapan sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperkuat peng
EKONOMI
JAKARTA Airlangga Hartarto membandingkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam dua dekade terakhir. Ia
EKONOMI
JAKARTA PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Sumatera telah kembali normal dan stabil setelah insiden blackout yang sempat mel
NASIONAL