Dari Gus Dur sampai Gus Yahya, Ini “Peta Jalan” Ketum PBNU Masa Depan
OlehMohammad DawamMUKTAMAR ke35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026 mendatang bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi. Momen
OPINI
MEDAN (BITV) -Google resmi meluncurkan fitur baru bernama "Preferred Sources" untuk para pengguna di Amerika Serikat dan India. Fitur ini memungkinkan pengguna memilih situs berita atau blog favorit agar kontennya ditampilkan sebagai prioritas utama dalam hasil pencarian, khususnya di bagian Top Stories.
Dilansir dari TechCrunch, Rabu (13/8), Google menyatakan bahwa fitur ini dirancang untuk memberikan pengalaman pencarian yang lebih personal dan relevan. Pengguna yang mengaktifkan fitur ini akan melihat lebih banyak konten dari sumber yang mereka sukai saat menelusuri topik tertentu.
Pengguna dapat menemukan ikon bintang di samping bagian Top Stories pada halaman hasil pencarian. Dengan mengetuk ikon tersebut, pengguna bisa menambahkan sumber berita pilihan mereka dengan mencari nama situs atau blog secara manual.
Setelah memilih sumber favorit, pengguna bisa menyegarkan halaman pencarian untuk menampilkan lebih banyak konten dari sumber tersebut. Google juga menyisipkan bagian khusus berjudul "From your sources", yang muncul di bawah Top Stories untuk beberapa jenis pencarian.
Tidak ada batasan jumlah sumber yang dapat ditambahkan, dan bagi pengguna yang telah mencoba fitur ini saat masa uji coba, pengaturannya akan otomatis diterapkan.
Walaupun fitur ini dianggap memberikan kenyamanan dan kontrol lebih bagi pengguna, sejumlah pengamat menilai Preferred Sources dapat menimbulkan efek "gelembung informasi". Artinya, pengguna mungkin hanya terpapar perspektif tertentu dan kehilangan keberagaman sudut pandang dalam mengakses berita.
Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia melalui program eksperimental Search Labs yang memerlukan pendaftaran khusus. Selama fase uji coba, Google mencatat lebih dari setengah pengguna memilih empat atau lebih sumber berita sebagai favorit.
Kini, fitur Preferred Sources telah tersedia secara luas untuk semua pengguna yang menggunakan pencarian berbahasa Inggris di AS dan India.
Dalam laporan terpisah, Google juga menanggapi kekhawatiran bahwa fitur pencarian berbasis AI mengurangi trafik ke situs penerbit berita. Namun, perusahaan membantah klaim tersebut dan menyebutkan bahwa volume klik tetap stabil, bahkan pengguna kini semakin sering mengakses situs yang menampilkan forum, podcast, video, dan konten autentik lainnya.*
(at/j006)
OlehMohammad DawamMUKTAMAR ke35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026 mendatang bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi. Momen
OPINI
ACEH Pemerintah melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menargetkan lima jembat
NASIONAL
PHNOM PENH Sebanyak 5.950 Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja telah mendapatkan penghapusan denda overstay dari Pemerintah Kamboja.
NASIONAL
BUSAN Tim Olimpiade Fisika Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Asian Physics Olympiad (APhO) 2026 yang digelar d
PENDIDIKAN
JAKARTA Puasa Arafah yang dilaksanakan setiap 9 Zulhijah sehari sebelum Idul Adha dikenal memiliki keutamaan besar dalam Islam. Salah sa
AGAMA
KEBUMEN Presiden Prabowo Subianto mengingatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) agar mengelola aset nega
EKONOMI
WASHINGTON Pria pelaku penembakan di dekat Gedung Putih, Amerika Serikat, dilaporkan tewas setelah terlibat baku tembak dengan agen Secr
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti memastikan sebanyak 237 ribu guru nonASN tetap dapat meng
PENDIDIKAN
BATU BARA Peristiwa tragis terjadi di kawasan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Empat pegawai toko ak
PERISTIWA
BANDA ACEH Cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Minggu (24/5/2026) diprakirakan didominasi hujan ringan dan kondisi berawan. Namun, beber
NASIONAL