Dugaan Penyimpangan Proyek Rehab SLB Batu Bara Rp1,7 Miliar Dilaporkan ke Kejari
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Matahari selama ini dikenal sebagai pusat tata surya sekaligus sumber utama cahaya dan energi bagi kehidupan di Bumi.
Namun, di balik peran vitalnya, tidak banyak yang menyadari bahwa Matahari sejatinya adalah sebuah bintang, satu-satunya bintang yang terlihat jelas oleh mata manusia setiap hari.
Dalam ilmu astronomi, bintang didefinisikan sebagai benda langit yang memproduksi energi melalui reaksi fusi nuklir di inti mereka.Baca Juga:
Proses ini mengubah hidrogen menjadi helium dan melepaskan energi dalam bentuk panas dan cahaya.
Dengan definisi ini, Matahari memenuhi seluruh syarat untuk disebut sebagai bintang.
Matahari tidak berbeda dengan jutaan bintang lain yang tersebar di galaksi, hanya saja letaknya sangat dekat dengan Bumi, sekitar 150 juta kilometer, sehingga terlihat lebih terang dan besar dibanding bintang lain di langit malam.
Matahari terdiri dari sekitar 75 persen hidrogen dan 24 persen helium, komposisi umum yang juga dimiliki oleh bintang-bintang lain.
Di inti Matahari, terjadi reaksi fusi nuklir yang mengubah hidrogen menjadi helium.
Proses ini melepaskan energi yang kemudian dipancarkan ke seluruh penjuru tata surya, termasuk ke Bumi.
Energi yang dihasilkan bukan hanya berbentuk panas, tapi juga gelombang elektromagnetik berupa cahaya.
Inilah yang menjadikan Matahari sumber utama energi kehidupan di planet kita, dari pertumbuhan tanaman hingga menjaga iklim global tetap stabil.
Secara ilmiah, Matahari diklasifikasikan sebagai bintang tipe G (G-type main-sequence star) atau bintang kuning.
Suhu permukaannya mencapai sekitar 5.500 derajat Celsius, dan masa hidupnya diperkirakan mencapai total 10 miliar tahun.
Saat ini, Matahari diperkirakan berada di pertengahan usia hidupnya.
"Matahari adalah bintang berukuran sedang jika dibandingkan dengan bintang-bintang raksasa lain di alam semesta, tetapi cukup stabil dan ideal untuk menopang kehidupan," tambah sumber ilmiah.
Mengapa Matahari Tampak Berbeda dari Bintang Lain?
Perbedaan utama antara Matahari dan bintang-bintang lain yang kita lihat di malam hari adalah jarak.
Bintang lain berada sangat jauh dari Bumi, sehingga hanya tampak sebagai titik-titik kecil yang berkelap-kelip.
Sementara Matahari, karena kedekatannya, tampak bulat dan terang serta mampu menyinari Bumi secara langsung.
Meski tampak lebih besar, banyak bintang di alam semesta yang memiliki ukuran dan massa jauh lebih besar dibandingkan Matahari.
Namun jarak mereka yang ekstrem membuat sinarnya sangat redup dari perspektif Bumi.
Lebih dari sekadar bintang, Matahari adalah penopang utama kehidupan di Bumi.
Energi dari Matahari memungkinkan tumbuhan melakukan fotosintesis, menjaga suhu permukaan Bumi tetap layak huni, serta mempengaruhi pola cuaca dan iklim global.
Dengan memahami bahwa Matahari adalah bintang, masyarakat diharapkan semakin menyadari betapa pentingnya menjaga keseimbangan alam dan lingkungan, demi memastikan kehidupan di planet ini tetap lestari.*
(vo/a008)
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa dalam perkara dugaan korups
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia mengajak
NASIONAL
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan masih tinggi di tengah ketidakpastian global. S
EKONOMI
TORAJA UTARA Perkelahian yang melibatkan aparat keamanan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL