Perangkat ini mampu mengubah air kotor menjadi air minum secara cepat dan praktis di lapangan.
Untuk skala besar, BRIN memperkenalkan sistem non-modular membrane dan IGW Groundwater Spring, teknologi pengolahan air bawah tanah yang efisien energi.
Sistem ini meniru fungsi mata air alami dengan lapisan mineral penyaring seperti magnesium, pasir silika, dan pasir besi.
"Menariknya, di permukaan sistem ini bisa ditanami sayuran hidroponik tanpa pupuk. Air yang disaring di bawahnya akan memiliki kualitas setara mata air alami," kata Wenten.
Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi solusi nasional menghadapi krisis air bersih, terutama di daerah terpencil dan pesisir yang selama ini mengandalkan pasokan air kemasan.*