Tangis Pecah! WNI Relawan Flotilla Pulang usai Ditangkap Israel
JAKARTA Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditangkap militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotil
NASIONAL
JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mengonsumsi air yang terdapat di dalam sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang muncul di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
BRIN menegaskan air tersebut harus melalui uji kualitas sesuai standar kesehatan.
Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, mengatakan kelayakan air sinkhole hanya dapat ditentukan melalui analisis laboratorium.Baca Juga:
Pemeriksaan meliputi kejernihan, warna, bau, rasa, pH, kandungan bakteri berbahaya seperti Escherichia coli, serta logam berat.
"Air harus diuji secara kimia dan mikrobiologi sesuai standar yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan," kata Adrin, Jumat (16/1/2026).
Adrin menjelaskan sinkhole merupakan fenomena alam akibat runtuhnya lapisan batugamping di bawah permukaan tanah.
Proses ini terjadi dalam jangka panjang, dipicu air hujan yang bersifat asam karena menyerap karbon dioksida, sehingga melarutkan batuan dan membentuk rongga bawah tanah.
Seiring waktu, rongga membesar dan melemahkan lapisan penutupnya.
Saat hujan lebat, lapisan tersebut tidak mampu menahan beban di atasnya dan runtuh secara tiba-tiba.
"Itulah yang kemudian membentuk lubang runtuhan di permukaan tanah," ujarnya.
Menurut BRIN, fenomena sinkhole relatif sering terjadi di wilayah karst atau kawasan batugamping seperti Gunung Kidul, Pacitan, dan Maros.
Salah satu tantangan mitigasi sinkhole adalah sulitnya mendeteksi tanda awal kemunculannya karena proses terjadi di bawah permukaan tanah.
Meski demikian, Adrin menyebut rongga bawah tanah dapat diidentifikasi melalui survei geofisika, seperti metode gayaberat, georadar, dan geolistrik.
Metode tersebut membantu memetakan potensi sinkhole agar dapat diantisipasi lebih dini.
BRIN juga mengingatkan permukiman yang berdiri di atas lapisan batugamping memiliki risiko lebih tinggi.
Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah hilangnya aliran air permukaan secara mendadak.
"Jika air tiba-tiba menghilang, bisa jadi masuk ke rongga bawah tanah dan berpotensi memicu runtuhan," kata Adrin.
Sebagai langkah pencegahan, BRIN merekomendasikan metode rekayasa geoteknik berupa cement grouting untuk mengisi rongga bawah tanah dan meningkatkan stabilitas batuan.*
(d/dh)
JAKARTA Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditangkap militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotil
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pengarahan langsung kepada 400 peserta angkatan pertama Program Presiden untuk Pemimpin
NASIONAL
ISLAMABAD Sedikitnya 24 orang tewas dan 70 lainnya mengalami lukaluka setelah sebuah kereta api yang membawa personel militer Pakistan
INTERNASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berbaur dengan masyarakat dal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menegaskan revisi UndangUndang Pemerintahan Aceh (UUPA) penting dil
PEMERINTAHAN
BINJAI Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai melakukan penyegaran struktur organisasi melalui Rapat Pleno I yang digela
POLITIK
JAKARTA Taman Safari Indonesia kembali menggelar International Animal Photo and Video Competition (IAPVC) 2026 sebagai ajang fotografi d
PARIWISATA
ACEH Pemerintah mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Ba
NASIONAL
BANDA ACEH Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada hari ini diperkirakan didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan. Beberapa daer
NASIONAL
MEDAN Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada hari ini didominasi cuaca cerah. Namun, beberapa daerah diperkirakan
NASIONAL