BGN: MBG Bukan Bisnis, Tapi Investasi Sosial
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa Program Makan
NASIONAL
JAKARTA - Perusahaan teknologi WhatsApp dilaporkan tengah mengembangkan paket langganan premium bernama WhatsApp Plus untuk pengguna aplikasi versi konsumen di perangkat Android dan iOS.
Paket ini bersifat opsional, sehingga pengguna tetap dapat menggunakan layanan pesan instan tersebut secara gratis tanpa harus berlangganan.
Informasi mengenai pengembangan fitur ini pertama kali diungkap oleh WABetaInfo, situs yang kerap membagikan bocoran pembaruan fitur WhatsApp sebelum dirilis secara resmi.Baca Juga:
Fitur Kustomisasi Tampilan
Salah satu fitur utama yang dikabarkan hadir dalam paket WhatsApp Plus adalah kemampuan kustomisasi tampilan aplikasi.
Melalui fitur ini, pengguna dapat mengubah tema aplikasi, warna aksen antarmuka, hingga ikon aplikasi sesuai preferensi pribadi.
Menurut laporan WABetaInfo, WhatsApp sedang menyiapkan sekitar 14 pilihan ikon aplikasi baru yang dapat dipilih pelanggan.
Selain itu, tersedia pula berbagai pilihan warna yang memungkinkan pengguna menyesuaikan tampilan aplikasi dengan gaya visual masing-masing.
Bisa Pin Hingga 20 Chat
Fitur lain yang disebut akan hadir adalah peningkatan kemampuan pinned chat.
Saat ini, WhatsApp hanya memungkinkan pengguna menyematkan maksimal tiga percakapan di bagian atas daftar chat.
Melalui paket WhatsApp Plus, batas tersebut kabarnya akan diperluas hingga 20 chat sekaligus.
Artinya, pengguna dapat menyematkan 17 percakapan tambahan dibandingkan versi standar aplikasi.
Stiker Eksklusif dan Fitur Baru
Selain kustomisasi tampilan dan peningkatan pinned chat, paket berlangganan ini juga diperkirakan menghadirkan sejumlah fitur tambahan lainnya.
Salah satunya adalah stiker eksklusif yang hanya dapat diakses oleh pelanggan premium.
WhatsApp juga disebut tengah mengembangkan fitur reaksi pesan yang lebih interaktif, yang bertujuan membuat percakapan terasa lebih dinamis bagi pengguna.
Di sisi lain, pelanggan WhatsApp Plus kemungkinan akan mendapatkan opsi kustomisasi nada dering (ringtone) baru yang tidak tersedia bagi pengguna gratis.
Fitur Dasar Tetap Gratis
Meski tengah menyiapkan paket langganan, WhatsApp memastikan fitur inti aplikasi tetap dapat digunakan secara gratis oleh seluruh pengguna.
Fitur tersebut mencakup pengiriman pesan, panggilan suara dan video, berbagi media, percakapan grup, serta berbagai fitur privasi dan keamanan.
Hingga kini, WhatsApp belum mengumumkan harga maupun tanggal peluncuran resmi dari paket WhatsApp Plus.
Fitur-fitur yang sedang dikembangkan juga masih berpotensi berubah sebelum dirilis ke publik.*
(km/ad)
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa Program Makan
NASIONAL
MEDAN Persidangan perkara dugaan korupsi pengalihan aset negara senilai Rp263,4 miliar terkait lahan eks PT Perkebunan Nusantara (PTPN)
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang berbuka puasa, ratusan anak yatim dan dhuafa tampak berbaris rapi di Gedung Serba Guna Aceh Sepakat, Medan, membawa kant
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Pemerintah Kota Padangsidimpuan memperingati Nuzulul Qur&039an 1447 H / 2026 M pada Jumat malam (6/3/2026), selepas sh
PEMERINTAHAN
BANDUNG Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan seluruh mitra dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib segera mengurus Sertifik
NASIONAL
BOGOR Sebuah surat edaran permohonan Tunjangan Hari Raya (THR) dari Pemerintah Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menjadi
PERISTIWA
JAKARTA Sebanyak 492 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatera akan ditutup sementara mulai 9 Maret 2026, karena belum
KESEHATAN
JAKARTA Ribuan massa menggelar aksi solidaritas untuk kemerdekaan Palestina bertajuk Indonesia Bukan Satpam Israel di Jalan Medan Merd
PERISTIWA
MEDAN Ketua Komisi II DPRD Medan, Kasman bin Marasakti Lubis, mengkritik pelaksanaan program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kota Med
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menegaskan komitmennya untuk membersihkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari praktik KKNkorupsi, kolusi, dan nepotisme
NASIONAL