Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Laptop ini hanya memiliki dua port USB-C tanpa MagSafe, tidak dilengkapi Touch ID pada varian dasar 256GB, serta terbatas pada satu monitor eksternal.
Selain itu, layar MacBook Neo belum mendukung gamut warna P3 dan tidak memiliki fitur True Tone.
Kapasitas penyimpanan 256GB juga dinilai cepat penuh untuk pengguna dengan kebutuhan file besar, sementara kecepatan SSD disebut kurang optimal saat instalasi aplikasi berat.
Di sektor daya, Apple mengklaim baterai mampu bertahan hingga 11 jam penggunaan web dan 16 jam streaming video.
Namun dalam penggunaan nyata, hasilnya bervariasi tergantung aktivitas. Pengisian daya juga terbilang lambat, apalagi tanpa adaptor bawaan di beberapa pasar.
Meski memiliki sejumlah keterbatasan, MacBook Neo tetap dipandang sebagai perangkat dengan value tinggi di kelasnya.
Reviewer menilai laptop ini ideal untuk pelajar, pekerja kantoran, penulis, dan pengguna kasual yang membutuhkan perangkat ringan untuk aktivitas sehari-hari.
Namun untuk kebutuhan profesional berat seperti gaming, editing video intensif, atau penggunaan multi-monitor kompleks, MacBook Pro masih menjadi pilihan utama.
Dengan kombinasi harga murah, desain premium, dan performa yang mengejutkan, MacBook Neo disebut sebagai salah satu produk Apple paling "mengganggu" lini MacBook dalam beberapa tahun terakhir.*
(vo/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.