Roy Suryo Kembali Bikin Geger Klaim Temukan Kejanggalan di Skripsi hingga Tanda Tangan Jokowi
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali menyoroti dokumen akademik Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi). Tak hanya mempersoalkan ijazah,
POLITIK
JAKARTA – Rencana Apple memasuki pasar ponsel lipat kian menjadi sorotan setelah bocoran desain perangkat yang diduga iPhone Ultra beredar luas di internet.
Perangkat tersebut disebut-sebut sebagai iPhone lipat pertama yang sedang dikembangkan Apple.
Bocoran yang pertama kali muncul melalui situs iFunSmart itu memperlihatkan wujud casing pelindung yang diduga untuk perangkat tersebut.Baca Juga:
Dari tampilan tersebut, Apple disebut tidak mengikuti pola desain ponsel lipat bergaya buku seperti Samsung Galaxy Z Fold, melainkan mengusung rasio layar yang lebih lebar saat dibentangkan.
Dalam kondisi terbuka, iPhone Ultra dikabarkan memiliki tampilan yang menyerupai iPad Mini, sehingga lebih optimal untuk konsumsi konten hiburan seperti menonton film, serial, hingga bermain gim.
Bocoran desain juga menunjukkan modul kamera belakang yang lebih ramping, bodi perangkat yang sangat tipis, serta dukungan fitur magnetik MagSafe.
Kehadiran casing pihak ketiga yang mulai beredar disebut mengindikasikan desain final perangkat kemungkinan telah memasuki tahap akhir.
Tanpa Face ID, Gunakan Touch ID
Sejumlah informasi lain yang turut beredar menyebutkan bahwa perangkat ini akan mengusung layar OLED ganda, yakni layar luar 5,5 inci dan layar dalam 7,8 inci.
Ketebalan perangkat disebut mencapai 9,5 mm saat dilipat dan 4,5 mm saat dibentangkan.
Menariknya, Apple dikabarkan tidak lagi menggunakan Face ID pada perangkat ini.
Sebagai gantinya, sistem keamanan akan mengandalkan Touch ID yang ditempatkan pada tombol samping.
Di sektor kamera, iPhone Ultra disebut hanya membawa dua kamera belakang, masing-masing kamera utama 48 MP dan kamera ultrawide 48 MP.
Kamera depan akan ditempatkan di layar luar, sementara kamera di layar dalam dikabarkan menggunakan teknologi under-display.
Performa perangkat ini disebut akan ditopang chip A20 Pro dengan RAM 12 GB, serta chip tambahan C2 untuk efisiensi daya.
Baterainya dikabarkan memiliki kapasitas 5.800 mAh, yang menjadi yang terbesar dalam sejarah iPhone.
Harga Diprediksi Tembus Rp50 Juta
Di sisi lain, ponsel lipat ini juga disebut akan dibekali konektivitas 5G, dukungan satelit, serta engsel dengan tingkat presisi tinggi yang membuat lipatan layar hampir tidak terlihat.
Namun, harga perangkat ini diperkirakan berada di kelas premium ekstrem, yakni antara 2.000–2.500 euro atau sekitar Rp41 juta hingga Rp50 juta.
Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih berupa rumor dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Apple.*
(km/ad)
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali menyoroti dokumen akademik Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi). Tak hanya mempersoalkan ijazah,
POLITIK
BENGKAYANG Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Dikreg ke67 sebagai Tim Edukasi Lemdiklat Polri turun langsung mengedukasi masyarakat di Kabu
NASIONAL
JAKARTA Data kemiskinan Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia (World Bank) menunjukkan angka berbeda cukup jau
EKONOMI
MEDAN Kasus dugaan pelanggaran lingkungan hidup terkait temuan kayu gelondongan saat banjir di Sumatera Utara (Sumut) memasuki babak baru.
HUKUM DAN KRIMINAL
PATI Jumlah siswa yang mengalami gejala dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati,
PERISTIWA
CILACAP PT Pertamina Patra Niaga masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait rencana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan kelo
EKONOMI
MEDAN Siti Aisah, seorang asisten rumah tangga (ART) di Medan, divonis 6 tahun penjara karena terbukti menghilangkan nyawa bayi yang baru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menjalani tiga pertandingan fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Singapur
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyebut eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak terlibat dalam pe
NASIONAL
JAKARTA Pakar hukum tata negara Denny Indrayana bersama sejumlah pemohon mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpr
POLITIK