Febrie Adriansyah Ungkap Alasan Tinggalkan Jabatan Jampidsus, Siapa yang Memintanya Mundur?
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – POCO dikabarkan tengah menyiapkan ponsel pintar baru dari seri X8, yakni POCO X8s.
Perangkat ini kembali menjadi sorotan setelah muncul dalam daftar sertifikasi otoritas Singapura, IMDA, dengan nomor model 2609CPC5FG.
Kemunculan tersebut memperkuat dugaan bahwa POCO X8s sedang dipersiapkan untuk meluncur di sejumlah pasar internasional.Baca Juga:
Meski begitu, POCO belum mengumumkan secara resmi spesifikasi maupun jadwal peluncuran ponsel tersebut.
Mengutip Gizmochina, Selasa waktu setempat, POCO X8s telah memperoleh persetujuan dari IMDA Singapura.
Sebelumnya, perangkat dengan nomor model yang sama juga muncul di platform sertifikasi EEC dan IECEE di Eropa.
Namun, daftar sertifikasi tersebut belum mengungkapkan secara terperinci spesifikasi perangkat kerasnya.
Salah satu informasi yang menarik perhatian adalah penggunaan chipset Snapdragon 7 Gen 4.
Perangkat dengan nomor model 2609CPC5FG itu sebelumnya dilaporkan muncul di platform pengujian Geekbench pada Agustus 2026.
Dalam daftar tersebut, POCO X8s dikabarkan dibekali RAM 12 GB dan menjalankan sistem operasi Android 16.
Jika informasi tersebut akurat, kombinasi chipset dan kapasitas memori itu berpotensi menjadikan perangkat ini sebagai salah satu pilihan POCO di segmen ponsel kelas menengah.
Meski demikian, spesifikasi tersebut masih mengacu pada informasi yang beredar dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh POCO.
Laporan XimiTime juga menyebut perangkat Xiaomi dengan nomor model 2609CPC5FG akan dipasarkan dengan nama POCO X8s.
Penamaan ini memunculkan dugaan bahwa ponsel tersebut akan mengisi posisi di antara POCO X8 versi standar dan POCO X8 Pro.
Namun, posisi produk tersebut dalam jajaran seri X8 masih belum dapat dipastikan.
Selain sertifikasi di Singapura, kemunculan POCO X8s di sejumlah platform sertifikasi memperkuat indikasi bahwa perangkat tersebut tengah dipersiapkan untuk dipasarkan di beberapa negara.
Menurut laporan yang beredar, ponsel ini ditujukan untuk pasar tertentu, termasuk Wilayah Ekonomi Eropa, Turki, Rusia, dan China.
Peluncuran di India disebut tidak masuk dalam rencana pemasaran perangkat ini.
Sementara itu, varian yang ditujukan untuk pasar China dikabarkan menggunakan nomor model M583CF dan kemungkinan dipasarkan dengan merek Redmi.
Perbedaan nomor model dan merek tersebut mengindikasikan kemungkinan adanya varian regional, tetapi belum ada konfirmasi resmi mengenai hubungan antara POCO X8s dan perangkat Redmi yang dimaksud.
Hingga saat ini, POCO belum mengumumkan tanggal peluncuran, harga, maupun spesifikasi lengkap POCO X8s.
Informasi lebih lanjut masih perlu menunggu pengumuman resmi dari perusahaan.* (at/ad)
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
BANDUNG Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenang pengalamannya menghadapi demonstrasi selama menjabat
POLITIK
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menggerebek tiga lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat empat kali lipat sepanjang 20
NASIONAL
MEDAN Kisruh pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan kembali mencuat. Persoalan tersebut mencakup status kepemimpi
NASIONAL
PEKANBARU Yayasan Jaga Riau Indonesia mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau dan Gubernur Riau segera mengambil langkah konkre
NASIONAL
MEDAN Kota Medan mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 33 milimeter atau 3,3 sentimeter per tahun. Angka tersebut terungkap dalam
NASIONAL
JAKARTA Suroso Isnandar ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Pergantian pimpinan perusahaan
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa Don Ritto alias Idon menilai jaksa penuntut umum (JPU) mencampuradukkan honorarium advokat, kegiatan bisnis, dan hubung
HUKUM DAN KRIMINAL