Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dengan munculnya laporan pengujian panel 240Hz, OnePlus diperkirakan masih melihat teknologi layar berkecepatan tinggi sebagai salah satu bidang pengembangan produk.
Meski begitu, pengujian sebuah teknologi tidak selalu berarti fitur tersebut akan digunakan pada produk yang dijual kepada konsumen.
Produsen smartphone umumnya perlu mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan spesifikasi akhir, termasuk konsumsi daya, suhu perangkat, biaya produksi, dan kestabilan sistem.
Teknologi layar dengan klaim refresh rate 240Hz sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru dalam industri smartphone.
Sharp sebelumnya telah menghadirkan teknologi layar berkecepatan tinggi melalui lini Aquos.
Salah satunya adalah Sharp Aquos R11 yang diperkenalkan pada Juni 2026 dengan layar Pro IGZO OLED berukuran sekitar 6,5 inci dan spesifikasi refresh rate variabel hingga 240Hz.
Namun, perlu dibedakan antara panel yang benar-benar memperbarui gambar sebanyak 240 kali per detik dan teknologi yang menghasilkan tingkat perubahan tampilan setara 240Hz melalui metode tambahan.
Pada sejumlah smartphone Aquos, Sharp menggunakan teknik penyisipan bingkai hitam atau black frame insertion.
Teknik tersebut bekerja dengan menyisipkan tampilan hitam di antara bingkai gambar pada layar yang beroperasi pada 120 frame per detik.
Hasilnya, tingkat perubahan tampilan dapat mencapai angka efektif 240Hz, tetapi cara kerjanya berbeda dari panel 240Hz native yang benar-benar menampilkan pembaruan gambar baru sebanyak 240 kali setiap detik.
Sampai sekarang, belum diketahui apakah OnePlus akan menggunakan panel 240Hz native atau teknologi lain untuk mencapai angka tersebut.
Informasi yang beredar hanya menyebut adanya pengujian panel berkecepatan tinggi tanpa menjelaskan rincian teknologinya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.