MIFA Siap Kawal SE Wali Kota Medan, Penjualan Daging Nonhalal Ditata Rapi
MEDAN Majelis Ilmu Fardhu &039Ain (MIFA) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Surat Edaran (SE) Wali Kota M
PEMERINTAHAN
BITVONLINE.COM -Hari Raya Idul Fitri identik dengan berbagai tradisi, salah satunya adalah menyajikan kue kering sebagai hidangan khas di rumah.
Tapi tahukah Anda bahwa kebiasaan ini memiliki sejarah panjang di Indonesia?
Asal Usul Kue Kering Lebaran
Tradisi menyajikan kue kering pada Hari Raya Idul Fitri di Indonesia mulai berkembang sejak masa kolonial Belanda.
Pada saat itu, masyarakat pribumi banyak bekerja di rumah-rumah orang Belanda dan mengenal aneka kue kering khas Eropa, seperti kaastengel, nastar, dan putri salju.
Seiring waktu, masyarakat Indonesia mulai mengadaptasi resep-resep tersebut dengan bahan lokal dan menjadikannya sebagai sajian khas di hari besar Islam.
Simbol Kebersamaan dan Keramahan
Kue kering tak hanya sekadar hidangan, tetapi juga menjadi simbol keramahan dalam menyambut tamu yang bersilaturahmi saat Lebaran.
Sajian ini mencerminkan semangat berbagi dan kebersamaan, di mana keluarga berkumpul untuk membuat atau menyajikan kue bagi sanak saudara serta tetangga.
Ragam Kue Kering Favorit Lebaran
Seiring berkembangnya zaman, kue kering khas Lebaran terus mengalami inovasi. Beberapa jenis kue yang paling populer di antaranya adalah:
- Nastar: Kue berbentuk bulat dengan isian selai nanas yang manis dan legit.
- Kaastengel: Kue keju gurih yang memiliki cita rasa khas dari keju edam atau cheddar.
- Putri Salju: Kue dengan tekstur lembut yang dilapisi gula halus, memberikan sensasi dingin saat digigit.
- Kue Semprit: Kue berbentuk bunga dengan rasa manis dan aroma khas vanilla.
- Lidah Kucing: Kue tipis dan renyah yang memiliki rasa manis dan gurih.
Perubahan Tren dan Modernisasi
Di era digital, kue kering Lebaran juga mengalami modernisasi.
Kini, banyak pengusaha rumahan yang menjual kue secara online, bahkan menawarkan varian rasa unik seperti nastar matcha, kaastengel pedas, atau putri salju red velvet.
Selain itu, tren hampers atau paket parsel kue kering juga semakin meningkat, menjadikan kue Lebaran bukan hanya konsumsi pribadi, tetapi juga sebagai hadiah bagi keluarga dan kolega.
Tradisi kue kering saat Lebaran bukan hanya sekadar kebiasaan turun-temurun, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat Indonesia.
Dari warisan kolonial hingga inovasi modern, kue kering terus menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri yang penuh kebahagiaan dan kehangatan.
MEDAN Majelis Ilmu Fardhu &039Ain (MIFA) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Surat Edaran (SE) Wali Kota M
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sidang praperadilan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dijadwalkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sejumlah kasus kekerasan yang melibatkan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menj
NASIONAL
DAIRI Warga Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera mencabut izin operasional Satuan Pelayanan
KESEHATAN
DENPASAR Hujan deras yang mengguyur kawasan Jalan Dewi Sri, Kuta, memicu banjir cukup tinggi, memaksa warga dan sejumlah wisatawan terje
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, memuji pementasan teater Jaratkaru Lampan lan Utang Waras Mekutang oleh
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai memperoleh Opini Ombudsman Republik Indonesia dengan kategori Kualitas Sedang dan nilai akhir 75,87 dalam
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN Polemik aktivitas pertambangan di Tapanuli kembali memanas. Sekretaris Jenderal Parsadaan Marga Pulungan, Muhammad Erwi
POLITIK
MEDAN, 24 Februari 2026 Pemerintah Kabupaten Asahan menerima Opini Ombudsman RI atas Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten Simalungun berhasil meraih predikat Opini Kualitas Sedang Tanpa Maladministrasi dalam Survei Penilaian K
PEMERINTAHAN