Siapa Tan Kian? Pengusaha Properti yang Diperiksa Polda Metro dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkai
SOSOK
DENPASAR – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, memuji pementasan teater Jaratkaru: Lampan lan Utang Waras Mekutang oleh Komunitas Wartawan Budaya Bali (Kawiya) dalam rangka memeriahkan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (23/2/2026).
Pementasan ini menyelipkan kritik sosial terkait persoalan banjir dan kemacetan di Bali, yang menurut Ibu Putri Koster mampu disampaikan secara etis.
"Jangan takut menyampaikan kritik. Mau kritik silakan, misalnya tentang kemacetan. Jabarkan saja, ributlah di atas panggung. Tapi tetap harus mengedepankan etika," ujarnya. Ia menekankan aktor yang baik mampu menyampaikan kritik tajam tanpa menyakiti pihak yang dikritik.Baca Juga:
Ibu Putri menilai para pemain teater telah menampilkan kemampuan luar biasa, memadukan teori seni pertunjukan dengan praktik panggung.
"Konsepnya bagus, anak-anak ini luar biasa. Olah vokal dan olah tubuhnya juga bagus. Ini yang saya suka," ujarnya.
Menurutnya, generasi muda sekarang memiliki lebih banyak kesempatan belajar seni melalui media digital tanpa harus bertemu guru secara langsung, berbeda dengan pengalamannya menekuni seni pertunjukan sejak 1978.
Meski memberi pujian, Putri Koster juga menyampaikan masukan, termasuk soal harmonisasi antara suara gamelan dan volume pemain.
Ia mendorong Kawiya untuk terus berkarya secara rutin, tidak hanya tampil pada acara tertentu. "Koordinasikan untuk tampil, buat program rutin," imbuhnya.
Pementasan Jaratkaru mengangkat kisah legendaris Bali dan Nusantara, tentang leluhur yang digantung di tiing petung karena tidak memiliki keturunan.
Sutradara Agus Wiratama menjelaskan pertunjukan menghadirkan tafsir baru dengan pendekatan realistis, tidak sepenuhnya mengikuti teks klasik, namun diolah melalui perspektif generasi muda.
Teks pertunjukan disusun secara kolektif oleh Ingga Adellia, Dede Satria, Amrita Darsanam, Mahija Sena, Agus Wiratama, Putu Supartika, serta meminjam puisi dari Nyoman Tusthi Eddy dan IDK Raka Kusuma sebagai bagian dari konstruksi artistik pertunjukan.*
(dh)
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkai
SOSOK
MAKASSAR Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menghadiri puncak peringatan Hari Ula
PEMERINTAHAN
MAKASSAR Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menggelar Musyawarah Da
NASIONAL
JAKARTA Bank Mandiri kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 sebagai salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro
EKONOMI
OlehHerman DirgantaraOur Government is the potent, the omnipresent teacher. For good or for ill, it teaches the whole people by its exampl
OPINI
JAKARTA Timnas Inggris akan menghadapi Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stad
OLAHRAGA
JAKARTA Penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai tersangka dinilai menjadi bukti bah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pembangunan hunian tetap (H
NASIONAL
PANGKALPINANG Polemik mengenai pemindahan tin slag atau limbah hasil peleburan timah dari gudang PT Bangka Tin Industri (BTI) di Kawasan
HUKUM DAN KRIMINAL