Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
MEDAN - Ulos merupakan karya warisan budaya dari masyarakat Suku Batak yang berasal dari daerah Sumut. Ulos menjadi salah satu karya Batak di peradaban tertua Asia yang sudah ada sejak 4.000 tahun lalu. Bahkan, ulos telah ada sejak bangsa Eropa mengenal tekstil. Banyak makna dan simbol ulos dalam adat istiadat Batak.
Berikut adalah jenis-jenis Ulos Batak dan kegunaannya, sbb:
1. Ulos AntakantakBaca Juga:
2. Ulos Bintang Maratur
Ulos Bintang Maratur adalah ulos yang sering digunakan atau diberikan dalam acara kegiatan Batak Toba. Seperti diberikan kepada anak yang punya rumah baru, sehingga memiliki makna penghargaan atau prestasi karena masuk rumah baru.
3. Ulos Bolean
Ulos Bolean adalah ulos yang dipakai sebagai selendang sebagai pelengkap baju adat. Biasanya, ulos ini digunakan pada saat acara acara berduka akan kematian atau musibah yang melanda.
4. Ulos Mangiring
Ulos Mangiring adalah ulos yang biasanya diberikan kepada anak cucu yang baru lahir, terutama anak pertama. Dipakai sebagai simbol harapan agar anak yang yang baru lahir diberkahi kelahiran anak selanjutnya.
5. Ulos Pinuncaan
Ulos pinuncaan adalah ulos yang ditenun menjadi lima bagian dan disatukan kembali dengan rapi hingga membentuk ulos. Ulos ini biasanya menjadi Ulos Passamot yang dipakaikan orang tua pengantin wanita ke orang tua pengantin pria saat perkawinan atau upacara adat.
6. Ulos Ragi Hotang
Ulos Ragi Hotang atau biasa disebut sebagai Ulos Hela/ mandar Hela karena sering diberikan kepada sepasang pengantin yang melakukan pesta adat. Pemberian ulos Hela (Menantu) artinya orang tua perempuan sudah setuju putrinya menjadi istri sah sang mempelai pria.
7. Ulos Sibolang Rasta Pamontari
Ulos Sibolang adalah ulos yang dipakai saat berduka cita, sehingga biasanya dipakai sebagai Ulos Saput (orang yang meninggal namun belum punya cucu). Menjadikan ulos ini simbol turut berduka cita dari keluarga dekat yang meninggal.
8. Ulos Si Bunga Umbasang dan Ulos Simpar
Jenis ulos yang ini adalah ulos yang biasanya dipakai para ibu-ibu saat mengikut kegiatan adat yang kehadirannya biasanya disebut Panoropi. Panoropi adalah orang yang hanya hadir dalam rangka meramaikan atau undangan biasa.
9. Ulos Suri-suri Ganjang
Ulos Suri-suri ganjang adalah ulos yang dipakai sebagai selendang saat margondang/manortor yang digunakan orang tua pihak istri saat pernikahan. Dengan makna memberikan berkat kepada borunya (anak perempuan), sehingga sering disebut Ulos gabegabe (berkat).
10. Ulos Simarinjam Sisi
Ulos Simarinjam sisi adalah Ulos yang disandang bersamaan dengan Ulos Pinunca dalam perlengkapan adat batak sebagai Panjoloani (Pendahulu di depan). Jadinya yang memakai ulos ini selalu menjadi orang yang di depan saat acara adat.* (diramu dari berbagai sumber)
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA