Ramai Dipertanyakan, Wali Kota Medan Akhirnya Ungkap Alasan ke Luar Negeri
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
MEDAN – Jauh sebelum Indonesia memiliki Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Pematang Siantar telah mengenal sistem pendataan penduduk secara terstruktur.
Praktik sensus ini bahkan sudah dilakukan sejak masa kolonial Belanda dan menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintahan kota pada awal abad ke-20.
Catatan tersebut tertuang dalam buku Potret Simalungun Tempoe Doeloe: Menafsir Kebudayaan Lewat Foto karya Erond L. Damanik.Baca Juga:
Dalam buku itu disebutkan, pada era kolonial terdapat sebuah kantor khusus di Siantar yang bertugas melakukan pendataan penduduk atau volkstelling.
"Pada era Belanda, kantor inilah yang melakukan sensus (volkstelling) penduduk seperti pada tahun 1930," tulis Damanik.
Kantor pendataan tersebut menjalankan fungsi yang serupa dengan lembaga statistik modern.
Dari sanalah pemerintah kolonial memperoleh gambaran menyeluruh tentang komposisi penduduk Kota Siantar, mulai dari jumlah populasi hingga kondisi sosial ekonomi masyarakatnya.
Menurut Damanik, kantor ini juga secara rutin menerbitkan laporan tahunan yang memuat berbagai indikator penting kehidupan warga kota.
"Kantor ini mengeluarkan laporan berkala bersifat tahunan tentang keadaan penduduk kota dari segi populasi, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lain-lain," tulisnya.
Data yang dikumpulkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi rujukan utama dalam perumusan kebijakan pemerintahan kolonial.
Informasi tersebut digunakan untuk menentukan arah pembangunan kota, pengaturan permukiman, hingga kebijakan sosial di wilayah Siantar.
Menariknya, sistem pendataan ini juga berkaitan erat dengan penataan kota berbasis etnis yang berkembang pada masa kolonial.
Pemerintah Belanda mencatat dan mengelompokkan pemukiman penduduk berdasarkan latar belakang etnis, seperti Kampung Jawa, Kampung Karo, Kampung Mandailing, Kampung Toba, dan Kampung Simalungun.
"Pemukiman-pemukiman berbasis etnik merupakan kebijakan yang diteruskan kantor ini," tulis Damanik.
Jejak sistem sensus kolonial tersebut menunjukkan bahwa Pematang Siantar telah berkembang sebagai kota administratif penting sejak awal abad ke-20.
Pendataan penduduk yang dilakukan secara sistematis menjadi fondasi tata kelola kota, jauh sebelum Indonesia merdeka dan membentuk lembaga statistik nasional seperti BPS.*
(d/ad)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
JAKARTA Di tengah kembali melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus kisaran Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat pada 2026, publik kembal
EKONOMI
BINJAI Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menyebut peringatan Hari Ulang Tahun ke154 Binjai menjadi momentum penting untuk memperkua
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh membantah kabar yang beredar di sejumlah media terkait penetapan Bupati Aceh Timur, Iskandar AlFarlaky, sebagai t
NASIONAL
MEDAN Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mulai memeriksa sejumlah saksi dalam penyelidikan dugaan korupsi di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemain Free Fire kembali berburu kode redeem terbaru yang dibagikan pada Minggu, 17 Mei 2026. Sejumlah kode masih aktif dan dapa
ENTERTAINMENT
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program priorit
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara dinilai tidak menghentikan pembangun
NASIONAL