BREAKING NEWS
Jumat, 24 April 2026

Makna Tari Tortor Batak Toba yang Wajib Diketahui Generasi Muda

Adelia Syafitri - Jumat, 24 April 2026 09:41 WIB
Makna Tari Tortor Batak Toba yang Wajib Diketahui Generasi Muda
Ilustrasi - Lomba Tortor Kreasi Tingkat SLTA se-Kabupaten Humbang Hasundutan di Objek Wisata Sileme-leme, Desa Parsingguran II, Kec. Pollung, Sabtu, 21 September 2024. (foto: Pemkab Humbahas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Tari tortor, salah satu warisan budaya Batak Toba di Sumatera Utara, tidak sekadar dipandang sebagai pertunjukan seni, melainkan sarat makna sosial dan spiritual dalam berbagai upacara adat.

Tarian ini hadir dalam beragam momen penting, mulai dari pernikahan, kelahiran, hingga kematian.

Budayawan Thompson HS mengatakan tortor merupakan "bahasa tubuh" masyarakat Batak Toba yang digunakan untuk menyampaikan doa, harapan, serta penghormatan kepada Tuhan dan sesama manusia.

Baca Juga:

"Tortor bukan sekadar tarian. Ia adalah media menyampaikan doa, harapan, rasa hormat, dan permohonan," ujar Thompson.

Dalam praktik adat, tortor selalu hadir dalam struktur sosial yang jelas. Kelompok hula-hula, yakni pihak keluarga perempuan, menari sebagai simbol pemberi berkat.

Sementara boru, keluarga penerima perempuan, menari sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan.

Tortor biasanya diiringi musik gondang sabangunan atau gondang hasapi. Iringan musik ini bukan sekadar pengiring, melainkan penentu suasana dan makna tarian.

Gondang tertentu digunakan untuk sukacita, sementara lainnya untuk suasana duka.

Menurut Thompson, setiap gerakan dalam tortor tidak dilakukan secara bebas.

Ayunan tangan, langkah kaki, hingga gerak bahu dan kepala mengikuti aturan adat yang ketat dan disesuaikan dengan irama gondang.

"Penari tidak boleh bergerak sembarangan karena setiap gerak mengandung makna. Jika hanya gerakannya saja yang diajarkan tanpa makna, tortor akan kehilangan rohnya," katanya.

Ia menambahkan, nilai utama dari tortor adalah kebersamaan dan keterikatan sosial.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
54 Cek Palsu Lolos di Bank Mandiri, Kasir PT TSI Didakwa Bobol Dana Perusahaan Rp123,2 Miliar
Wacana Tarif Selat Malaka Mencuat, Indonesia Tegaskan Tak Akan Tarik Biaya Kapal
Polisi Dalami Kematian Raziman Tarigan, CCTV Rekam Dua Motor di Belakang Korban
Prabowo Ingin Kirim WNI Ikuti Program Kosmonaut di Rusia, Apa Itu?
Stigma Kanibalisme di Sumatra Utara Diduga Dibentuk Demi Kepentingan Dagang, Ini Penjelasannya
Bukan Sekadar Rumah, Omo Hada Nias Ternyata Simbol Status Sosial Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru