"Kita Tidak Gagal, Kita Berhasil": Prabowo Semprot Kelompok Ekstrem dan Beberkan Bukti MBG
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal menjalankan berbagai program prioritas. Prabowo menyinggung sejum
NASIONAL
MEDAN – Tari tortor, salah satu warisan budaya Batak Toba di Sumatera Utara, tidak sekadar dipandang sebagai pertunjukan seni, melainkan sarat makna sosial dan spiritual dalam berbagai upacara adat.
Tarian ini hadir dalam beragam momen penting, mulai dari pernikahan, kelahiran, hingga kematian.
Budayawan Thompson HS mengatakan tortor merupakan "bahasa tubuh" masyarakat Batak Toba yang digunakan untuk menyampaikan doa, harapan, serta penghormatan kepada Tuhan dan sesama manusia.Baca Juga:
"Tortor bukan sekadar tarian. Ia adalah media menyampaikan doa, harapan, rasa hormat, dan permohonan," ujar Thompson.
Dalam praktik adat, tortor selalu hadir dalam struktur sosial yang jelas. Kelompok hula-hula, yakni pihak keluarga perempuan, menari sebagai simbol pemberi berkat.
Sementara boru, keluarga penerima perempuan, menari sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan.
Tortor biasanya diiringi musik gondang sabangunan atau gondang hasapi. Iringan musik ini bukan sekadar pengiring, melainkan penentu suasana dan makna tarian.
Gondang tertentu digunakan untuk sukacita, sementara lainnya untuk suasana duka.
Menurut Thompson, setiap gerakan dalam tortor tidak dilakukan secara bebas.
Ayunan tangan, langkah kaki, hingga gerak bahu dan kepala mengikuti aturan adat yang ketat dan disesuaikan dengan irama gondang.
"Penari tidak boleh bergerak sembarangan karena setiap gerak mengandung makna. Jika hanya gerakannya saja yang diajarkan tanpa makna, tortor akan kehilangan rohnya," katanya.
Ia menambahkan, nilai utama dari tortor adalah kebersamaan dan keterikatan sosial.
Tarian ini terbuka bagi semua kalangan tanpa batas usia maupun status sosial, selama mengikuti peran adat masing-masing.
Di tengah arus modernisasi, tortor tetap bertahan dan bahkan semakin dikenal luas.
Sejumlah sekolah dan sanggar seni kini turut mengajarkan tarian tersebut kepada generasi muda sebagai bagian dari pelestarian budaya.
Tari tortor Batak Toba kini tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat.
Melalui gerak yang sederhana namun penuh makna, tortor mengajarkan nilai hormat kepada leluhur, kebersamaan, serta hubungan manusia dengan Tuhan dan alam.*
(d/ad)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal menjalankan berbagai program prioritas. Prabowo menyinggung sejum
NASIONAL
JAKARTA Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan dan pelantikan Suahasil Nazara pada 14 September 2026 kembali memuncu
POLITIK
MEDAN Lembaga Kritik Kebijakan (LKK) Sumatera Utara menyoroti pengangkatan Muhammad Ali Sipahutar sebagai Sekretaris DPRD Sumatera Utara.
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Lapangan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persidangan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa terkait perkara polemik ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi)
NASIONAL
BINJAI Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menggelar razia gabungan bersama TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan Dadan Hindayana, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), merupakan salah satu orang yang per
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa optimistis nota perlawanan atau eksepsi keduanya dalam perkara dugaan fitnah dan pencemaran na
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah pendukung Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa membentangkan spanduk bertuliskan Adili Jokowi di depan Pen
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menolak usulan agar Indonesia menjadi tuan rumah berbagai ajang pertandingan internasional. Prabowo menila
NASIONAL