BREAKING NEWS
Kamis, 04 Juni 2026

Habonaron: Jejak Sistem Kepercayaan Asli Simalungun Sebelum Islam dan Kristen Masuk

Dharma - Kamis, 04 Juni 2026 11:16 WIB
Habonaron: Jejak Sistem Kepercayaan Asli Simalungun Sebelum Islam dan Kristen Masuk
Arca pemujaan (patung panumbahan) di Dologsilou, 1930. (foto: Dok. kitlv.nl)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menurut Erond, proses tersebut berlangsung bersamaan dengan kehadiran kolonialisme yang membawa perubahan dalam bentuk pendidikan, layanan kesehatan, dan sistem sosial baru.

"Tidak ada catatan konflik rasial maupun agama yang signifikan ketika agama-agama tersebut masuk," ujarnya.

Nilai Habonaron Masih Bertahan

Meski secara formal tidak lagi dianut dan tidak ditemukan masyarakat yang mengaku sebagai penganut Habonaron dalam survei tahun 2004–2005, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya disebut masih hidup dalam budaya masyarakat Simalungun.

Nilai tersebut kemudian dirumuskan kembali dalam Seminar Kebudayaan Simalungun tahun 1963 melalui falsafah hidup Habonaron do Bona, yang menempatkan kebenaran sebagai dasar berpikir dan bertindak.

Hingga kini, jejak Habonaron masih dapat ditemukan dalam berbagai upacara adat dan praktik budaya masyarakat Simalungun.

"Konsep keseimbangan antara manusia dan alam itu masih menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan," kata Erond.

Meski tidak lagi menjadi sistem kepercayaan formal, Habonaron tetap menjadi bagian penting dalam memahami sejarah, identitas, dan nilai budaya masyarakat Simalungun hingga saat ini.*


(d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapan Puasa 1 Muharram 1448 H? Ini Niat dan Keutamaannya
Rico Waas Dukung Tabligh Akbar Milad Aisyiyah ke-109, Dinilai Perkuat Syiar dan Kebersamaan Umat
Pemkab Simalungun Kembali Raih Opini WTP, Tiga Tahun Berturut-turut Pertahankan Tata Kelola Keuangan
Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Simalungun Berlangsung Khidmat, Bupati Tekankan Nilai Persatuan Bangsa
Dari Jalur Rempah ke Kewarganegaraan Indonesia: Jejak Tionghoa, India, dan Arab di Nusantara
KPK Beri Sinyal Kuat, Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji Akan Segera Dijebloskan ke Tahanan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru