Menhut Raja Juli Wanti-wanti Asap Karhutla Negara Tetangga Masuk RI: Asap Enggak Ada KTP
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyoroti potensi kabut asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dari negara tetangga yan
NASIONAL
Oleh: Krisna
INDONESIA kerap disebut sebagai salah satu negara paling majemuk di dunia. Di antara ratusan kelompok etnis yang hidup di Nusantara, terdapat komunitas keturunan Tionghoa, India, dan Arab yang telah hadir jauh sebelum Republik Indonesia berdiri. Mereka datang dalam gelombang yang berbeda-beda, dengan tujuan yang beragam: berdagang, menyebarkan agama, mencari penghidupan, hingga membangun keluarga di tanah rantau.
Keberadaan mereka bukanlah fenomena baru. Sejarah mencatat, sejak berabad-abad lalu Nusantara telah menjadi simpul penting dalam jaringan perdagangan dunia yang menghubungkan Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Eropa. Dari jalur perdagangan inilah interaksi antarmanusia dan budaya berlangsung secara intensif, membentuk wajah Indonesia yang dikenal saat ini.
Baca Juga:
Hubungan antara Tiongkok dan Nusantara telah terjalin sejak awal Masehi. Catatan para musafir dan kronik kekaisaran Tiongkok menyebutkan adanya hubungan dagang dengan kerajaan-kerajaan di Asia Tenggara sejak abad ke-5.
Pada masa Sriwijaya, antara abad ke-7 hingga ke-13, kapal-kapal dagang Tiongkok rutin berlayar ke pelabuhan-pelabuhan di Sumatra. Aktivitas perdagangan semakin berkembang ketika Majapahit mencapai masa kejayaannya pada abad ke-14. Para pedagang Tionghoa mulai menetap di sejumlah kota pelabuhan, membentuk komunitas-komunitas permanen yang kemudian berasimilasi dengan penduduk setempat.
Kedatangan mereka tidak selalu berlangsung dalam satu gelombang besar. Sebagian datang sebagai pedagang bebas, sebagian lagi sebagai pengrajin, pelaut, dan pekerja. Pada masa kolonial Belanda, migrasi dari Tiongkok Selatan meningkat seiring kebutuhan tenaga kerja di sektor
Perkebunan, Pertambangan, dan Perdagangan.
Dalam struktur masyarakat Hindia Belanda, etnis Tionghoa ditempatkan dalam kategori "Timur Asing" bersama komunitas Arab dan India. Meski memperoleh sejumlah hak ekonomi yang lebih luas dibanding penduduk pribumi, mereka juga menghadapi berbagai pembatasan sosial dan politik.
Pengaruh India yang Datang Lebih Awal
Jika kedatangan orang Tionghoa identik dengan perdagangan maritim, jejak India di Nusantara bahkan dapat ditelusuri lebih awal. Sejak abad pertama hingga kedua Masehi, pedagang dari India Selatan dan wilayah Gujarat telah menjalin hubungan dagang dengan berbagai kerajaan di kepulauan Indonesia.
Namun pengaruh India tidak berhenti pada aktivitas ekonomi. Bersama para pedagang datang pula agama Hindu dan Buddha, bahasa Sanskerta, sistem penanggalan, seni arsitektur, serta konsep pemerintahan kerajaan.
Bukti paling jelas terlihat pada kerajaan-kerajaan awal Nusantara seperti Kutai di Kalimantan Timur dan Tarumanagara di Jawa Barat. Prasasti-prasasti yang ditemukan dari masa itu menggunakan bahasa Sanskerta dan aksara Pallawa yang berasal dari India Selatan.
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyoroti potensi kabut asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dari negara tetangga yan
NASIONAL
ACEH UTARA Wartawan lokal Haiqal Fikri resmi melaporkan dua prajurit TNI AD dari Koramil 10/Tanah Luas, Aceh Utara, ke Detasemen Polisi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji sekaligus eks Menteri Agama ad interim, Muhadjir Effendy, mengungkap bahwa Presiden ke7 J
HUKUM DAN KRIMINAL
LHOKSEUMAWE Ratusan prajurit TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Korem 011/Lilawangsa menggelar shalat sunah Istisqa dan doa
NASIONAL
TAKENGON Ribuan masyarakat dataran tinggi Gayo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tengah menggelar Apel Kebangsa
NASIONAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan pergeseran anggaran Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp3,6 triliun dari bela
NASIONAL
JAKARTA Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset membuka ruang bagi negara untuk merampas aset yang berkaitan dengan tindak pidana
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan Pemerintah Kota Medan tengah mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga sejumla
EKONOMI
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan Polisi Wanita (Polwan) yang profesional, berintegritas
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Anis Hidayah mengatakan lembaganya mendapat pagu anggaran sebesar Rp94,2 mi
NASIONAL