Atasi Banjir, Pemko Medan Bangun Drainase 385 Meter di Jalan Makmur Sei Agul
MEDAN Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan melalui pembenahan infrastruktur drainase di sejumlah
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN - Meski tidak lagi dianut sebagai sistem kepercayaan oleh masyarakat modern, nilai-nilai Habonaron hingga kini masih hidup dan melekat dalam berbagai tradisi adat masyarakat Simalungun. Warisan leluhur tersebut tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Akademisi dan penulis Simalungun, Erond L. Damanik, menjelaskan bahwa Habonaron sebagai kepercayaan asli masyarakat Simalungun memang telah mengalami kemunduran sejak puluhan tahun lalu. Namun demikian, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya masih dapat ditemukan dalam berbagai upacara adat dan ritus budaya yang dijalankan hingga sekarang.
Menurut Erond, hasil penelitian yang dilakukan pada 2004 hingga 2005 menunjukkan tidak ditemukan lagi masyarakat yang secara terbuka mengidentifikasi diri sebagai penganut Habonaron atau Parhabonaron. Kendati demikian, hilangnya kepercayaan tersebut tidak serta-merta menghapus warisan nilai yang telah tumbuh selama berabad-abad.Baca Juga:
"Nilai-nilai Habonaron tetap hidup di tengah masyarakat Simalungun melalui adat dan tradisi yang masih dijalankan hingga saat ini," ujarnya.
Habonaron sendiri merupakan ajaran leluhur masyarakat Simalungun yang menekankan pentingnya kebajikan, keseimbangan, dan keharmonisan antara manusia dengan alam semesta. Dalam konsep tersebut, manusia dipandang sebagai bagian dari tatanan kehidupan yang harus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, lingkungan, hewan, tumbuhan, serta Sang Pencipta.
Nilai keseimbangan antara manusia dan alam itu masih tercermin dalam berbagai ritual adat, termasuk upacara-upacara penting dalam siklus kehidupan masyarakat Simalungun.
Erond menilai keberlanjutan nilai Habonaron membuktikan bahwa perubahan agama dan perkembangan zaman tidak selalu menghapus identitas budaya suatu masyarakat. Sebaliknya, nilai-nilai luhur dapat beradaptasi dan tetap bertahan dalam bentuk tradisi serta falsafah hidup.
Salah satu warisan pemikiran yang masih dikenal luas hingga saat ini adalah falsafah "Habonaron Do Bona" yang berarti kebenaran adalah dasar segala sesuatu. Konsep tersebut lahir dari Seminar Kebudayaan Simalungun tahun 1963 dan menjadi pedoman moral dalam kehidupan masyarakat Simalungun.
Bagi masyarakat Simalungun, Habonaron mungkin telah memudar sebagai sistem kepercayaan. Namun nilai-nilai kebenaran, kebajikan, dan keharmonisan yang diwariskannya masih terus hidup dalam adat, budaya, serta kehidupan sosial masyarakat hingga saat ini.*
(ds/dh)
MEDAN Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan melalui pembenahan infrastruktur drainase di sejumlah
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara bersama Bank Sumut menghadirkan program KMG MERDEKA atau Kredit Multi Gu
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Rupiah bahkan
EKONOMI
MEDAN Seorang perempuan asal Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Wulamsari (27), diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan
PERISTIWA
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula M
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung menetapkan prajurit TNI aktif Kolonel Cpl Budi Utomo sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung mengungkap nilai kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Ber
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah untuk menghadapi tanta
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman RI mengungkap temuan baru terkait kondisi keamanan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat. Ombudsman menemukan adanya
NASIONAL