Hashim Djojohadikusumo Ungkap Kekhawatiran Investor soal Kebijakan Prabowo-Gibran
JAKARTA Utusan Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan adanya kekhawatiran dari sejumlah investor mengenai
EKONOMI
SIMALUNGUN - Meski tidak lagi dianut sebagai sistem kepercayaan oleh masyarakat modern, nilai-nilai Habonaron hingga kini masih hidup dan melekat dalam berbagai tradisi adat masyarakat Simalungun. Warisan leluhur tersebut tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Akademisi dan penulis Simalungun, Erond L. Damanik, menjelaskan bahwa Habonaron sebagai kepercayaan asli masyarakat Simalungun memang telah mengalami kemunduran sejak puluhan tahun lalu. Namun demikian, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya masih dapat ditemukan dalam berbagai upacara adat dan ritus budaya yang dijalankan hingga sekarang.
Menurut Erond, hasil penelitian yang dilakukan pada 2004 hingga 2005 menunjukkan tidak ditemukan lagi masyarakat yang secara terbuka mengidentifikasi diri sebagai penganut Habonaron atau Parhabonaron. Kendati demikian, hilangnya kepercayaan tersebut tidak serta-merta menghapus warisan nilai yang telah tumbuh selama berabad-abad.Baca Juga:
"Nilai-nilai Habonaron tetap hidup di tengah masyarakat Simalungun melalui adat dan tradisi yang masih dijalankan hingga saat ini," ujarnya.
Habonaron sendiri merupakan ajaran leluhur masyarakat Simalungun yang menekankan pentingnya kebajikan, keseimbangan, dan keharmonisan antara manusia dengan alam semesta. Dalam konsep tersebut, manusia dipandang sebagai bagian dari tatanan kehidupan yang harus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, lingkungan, hewan, tumbuhan, serta Sang Pencipta.
Nilai keseimbangan antara manusia dan alam itu masih tercermin dalam berbagai ritual adat, termasuk upacara-upacara penting dalam siklus kehidupan masyarakat Simalungun.
Erond menilai keberlanjutan nilai Habonaron membuktikan bahwa perubahan agama dan perkembangan zaman tidak selalu menghapus identitas budaya suatu masyarakat. Sebaliknya, nilai-nilai luhur dapat beradaptasi dan tetap bertahan dalam bentuk tradisi serta falsafah hidup.
Salah satu warisan pemikiran yang masih dikenal luas hingga saat ini adalah falsafah "Habonaron Do Bona" yang berarti kebenaran adalah dasar segala sesuatu. Konsep tersebut lahir dari Seminar Kebudayaan Simalungun tahun 1963 dan menjadi pedoman moral dalam kehidupan masyarakat Simalungun.
Bagi masyarakat Simalungun, Habonaron mungkin telah memudar sebagai sistem kepercayaan. Namun nilai-nilai kebenaran, kebajikan, dan keharmonisan yang diwariskannya masih terus hidup dalam adat, budaya, serta kehidupan sosial masyarakat hingga saat ini.*
(ds/dh)
JAKARTA Utusan Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan adanya kekhawatiran dari sejumlah investor mengenai
EKONOMI
JAKARTA Lionel Messi tengah berduka. Ayah sekaligus sosok penting dalam perjalanan kariernya, Jorge Messi, meninggal dunia pada Jumat, 8
ENTERTAINMENT
BINJAI Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, H.M Yusuf, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman para Veteran di wilayah Sumatera Uta
NASIONAL
JAKARTA Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap berada di atas 5 persen dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi kesejahteraan mas
EKONOMI
JAKARTA Gerhana Matahari Total (GMT) yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. B
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana merombak buku pelajaran yang digunakan siswa dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan sekitar 57 rib
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti Prakt
PENDIDIKAN
JAKARTA Buah yang biasa ditemui di pasar dan supermarket ternyata tidak semuanya memiliki bentuk seperti sekarang sejak awal. Sejumlah b
PERTANIAN AGRIBISNIS
ACEH BARAT Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh
NASIONAL