Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Indonesia masuk daftar 10 negara dengan kuliner terbaik di dunia pada 2026 versi Readers' Choice Awards yang dirilis majalah perjalanan Condé Nast Traveller. Indonesia menempati peringkat keenam, dengan nasi goreng dan sate menjadi dua kuliner khas yang disorot dalam daftar tersebut.
Daftar ini merupakan bagian dari Readers' Choice Awards 2026, yang disusun berdasarkan survei daring pada 1 April hingga 30 Juni 2026. Survei tersebut mencakup sejumlah kategori wisata, mulai dari hotel, resor, maskapai penerbangan, hingga kota, pulau, dan kapal pesiar.
Dalam penilaian kategori kuliner, responden memberikan penilaian berdasarkan lima tingkatan, yakni sangat baik, baik sekali, baik, cukup, dan buruk. Hasilnya dihitung menjadi skor persentase yang menggambarkan tingkat kepuasan rata-rata responden.
Baca Juga:
Berikut 10 negara dengan kuliner terbaik di dunia 2026 berdasarkan daftar tersebut.
1. Italia
Italia menempati peringkat pertama berkat kekayaan tradisi kulinernya. Negara ini dikenal dengan beragam hidangan khas, seperti pasta, pizza Napoli, cannoli dari Sisilia, dan risotto khas Milan.
Wilayah Emilia-Romagna juga menjadi salah satu pusat kuliner Italia. Daerah ini dikenal sebagai asal sejumlah produk makanan, antara lain keju Parmigiano Reggiano, prosciutto di Parma, cuka balsamik, tagliatelle, dan tortellini.
2. Yunani
Yunani berada di posisi kedua dengan kuliner yang dipengaruhi kekayaan budaya dan tradisi daerahnya. Hidangan khas yang dikenal luas antara lain souvlaki, tzatziki, serta berbagai makanan tradisional dari Kepulauan Cyclades.
Di antaranya terdapat fava, hidangan berbahan kacang polong kuning; kopanisti, keju dengan cita rasa tajam dan pedas; serta louza, olahan daging yang diawetkan menggunakan herba.
Di ibu kota Athena, sejumlah koki juga mengembangkan resep klasik dengan teknik memasak modern.
3. Portugal
Portugal menempati peringkat ketiga. Negara ini memiliki tradisi kuliner yang kuat, terutama hidangan laut yang dipengaruhi letak geografisnya di pesisir Samudra Atlantik.
Salah satu makanan khasnya adalah pastel de nata, kue tart custard yang biasa disajikan hangat dengan taburan gula dan kayu manis. Selain itu, wisatawan dapat mencicipi sarden panggang, semur makanan laut, serta arroz de lingueirao, hidangan nasi dengan kerang.
Di Lisbon, makanan tradisional juga dapat ditemukan di tasca, yakni rumah makan yang menyajikan hidangan khas setempat.
4. Jepang
Jepang berada di urutan keempat dengan tradisi kuliner yang dikenal luas di berbagai negara. Selain makanan tradisional, Jepang juga memiliki restoran yang mengembangkan kreasi modern dan perpaduan cita rasa lintas budaya.
Di Tokyo, wisatawan dapat menemukan restoran seperti Sazenka, Narisawa, dan Den yang menawarkan pendekatan berbeda dalam menyajikan hidangan.
Pengalaman kuliner Jepang juga dapat dinikmati melalui penginapan tradisional ryokan, yang umumnya menyajikan kaiseki, yakni rangkaian hidangan dengan bahan lokal dan musiman.
5. Turkiye
Turkiye menempati peringkat kelima dengan sajian yang memadukan beragam tradisi kuliner. Salah satu hidangan yang populer adalah daging domba atau sapi yang dipanggang menggunakan alat pemanggang berputar.
Selain itu, wilayah Gaziantep dikenal sebagai tujuan wisata kuliner, terutama karena baklava, kue berlapis dengan isian kacang pistachio yang dipanggang dan disiram sirop gula.
Turkiye juga memiliki pasar tradisional, seperti Spice Bazaar, yang menawarkan aneka rempah, buah kering, dan manisan khas.
6. Indonesia
Indonesia berada di peringkat keenam dalam daftar negara dengan kuliner terbaik dunia 2026. Kekayaan makanan tradisional dari berbagai daerah menjadi salah satu daya tarik kuliner Tanah Air.
Dua hidangan yang disorot dalam daftar tersebut adalah nasi goreng dan sate. Keduanya dikenal sebagai sajian khas Indonesia dengan variasi rasa dan bahan yang berbeda di setiap daerah.
Selain makanan tradisional, Indonesia juga memiliki restoran yang mengembangkan pengalaman bersantap modern dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.
Di Ubud, Bali, terdapat Locavore NXT yang mengusung hidangan inovatif berbahan lokal, termasuk hasil kebun sendiri dan bahan yang dikumpulkan dari alam dengan mengutamakan keberlanjutan.
Sementara itu, restoran August di Jakarta menawarkan hidangan modern yang terinspirasi dari berbagai kuliner dunia dengan tetap menghadirkan sentuhan Indonesia.
Posisi Indonesia dalam daftar tersebut menjadi pengakuan terhadap daya tarik kuliner Tanah Air di mata responden internasional.
7. Spanyol
Spanyol menempati peringkat ketujuh. Negara ini dikenal dengan beragam hidangan khas, seperti Basque cheesecake, pintxos, gazpacho, dan paella.
San Sebastián menjadi salah satu pusat kuliner Spanyol. Kota tersebut terkenal dengan budaya pintxos, yaitu aneka makanan kecil yang biasanya dinikmati sambil berpindah dari satu bar ke bar lainnya.
Di Sevilla, wisatawan dapat mencicipi gazpacho, sup dingin berbahan tomat, paprika hijau, dan bawang putih. Sementara itu, Valencia dikenal dengan paella, hidangan nasi yang dimasak bersama daging dan sayuran.
8. Thailand
Thailand berada di urutan kedelapan. Negara ini memiliki kekayaan kuliner regional dengan perpaduan rasa pedas, asam, manis, dan gurih.
Beberapa hidangan khas yang menjadi daya tarik wisatawan antara lain pad thai, mi tumis dengan telur dan jeruk nipis; gaeng keow wan atau kari hijau; serta tom yum goong, sup udang dengan cita rasa asam dan pedas.
Thailand juga dikenal dengan pasar malamnya yang menawarkan berbagai makanan, sehingga wisatawan dapat menjelajahi beragam rasa dalam satu kawasan.
9. Kroasia
Kroasia menempati posisi kesembilan dan menjadi salah satu negara pendatang baru dalam daftar tersebut pada 2026.
Kuliner tradisionalnya memadukan pengaruh Mediterania dan Eropa Tengah. Beberapa hidangan khasnya adalah pasticada, olahan daging sapi yang dimasak perlahan dengan saus berbahan anggur, sayuran, dan buah kering; crni rizot, risotto hitam berbahan sotong; serta zagorski strukli, pastri berisi keju segar dan krim asam.
Kota Rovinj juga menjadi tujuan kuliner dengan beragam hidangan laut, keju domba, minyak zaitun, dan makanan khas kawasan Istria.
10. Afrika Selatan
Afrika Selatan melengkapi daftar 10 besar dengan kuliner yang memadukan tradisi masyarakat asli dan pengaruh komunitas India, Melayu, serta Eropa.
Salah satu tradisi kulinernya adalah braai, yakni kegiatan barbeku yang juga menjadi ajang berkumpul. Hidangan yang biasa disajikan meliputi boerewors atau sosis khas Afrika Selatan, steik, serta sosaties, daging berbumbu yang ditusuk seperti sate.
Selain makanan tradisional, negara ini menawarkan pengalaman bersantap mewah, termasuk di restoran JAN Franschhoek yang menyajikan hidangan musiman terinspirasi dari kuliner Afrika Selatan.
Masuknya Indonesia dalam enam besar negara dengan kuliner terbaik dunia menunjukkan bahwa makanan khas Nusantara memiliki daya tarik bagi wisatawan internasional. Kekayaan bahan pangan, keragaman resep daerah, serta perkembangan restoran berbasis bahan lokal menjadi bagian dari potensi kuliner Indonesia di panggung global.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.