Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
Batu Bara, Bayangkara.Co – Nek Darmawati Br Gultom (70) Warga Siantar yang sempat di evakuasi Tim Medis bersama PBB Dan SB-4 yang terlantar di sebuah gubuk kumuh Desa pematang rambai, kecamatan Nibung hangus, Kabupaten Batu Bara akhirnya mrnghembuskan nafas tetakhir, Selasa (08/11)
Informasi duka tersebut diperoleh dari Keluarga Nek Darmawati melalui Tim PBB Desa Pematang Rambai bahwasannya pada hari Senin 07 November sekira pukul 09:00 WIB, Nek Darmawati telah menghembuskan nafas terakhirnya
Hal tersebut pun sangat mengejutkan Masyarakat Desa Kapal Merah dan Desa pematang rambai yang pernah merawat Nenek tersebut. Apalagi dari Tim Ormas PBB dan Organisasi SB-4, Tim Medis Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara yang telah berjuang mengevakuasi nenek ersebut dari Gubuk Kumuh dengan kondisi jalan yang banjir serta penuh lumpur hingga ke Puskesmas Labuhan Ruku untuk dilakukan perawatan dikarenakan sakit.
Kabid Rehsos Linjamsos Evi Rita Uly Manurung kepada Wartawan menyampaikan setelah dirawat satu hari penuh pada hari Minggu 06 Nopember pihak keluarga menjemput ke Puskesmas Labuhan Ruku berdasarkan informasi dari Tim PBB yang menjelaskan bahwa Nek tersebut sedang di rawat dan ditangani Pemerintah di Puskesmas Labuhan Ruku”.
Terpisah Tim PBB Desa Pematang Rambai Hokkop Siregar terkait meninggalnya Nek Tersebut mengatakan, “Pada hari Senin jam 09:00 saya dihubungi Pak Tamba keluarga Nek Darmawati yang datang menjemput kmaren, menyampaikan berita duka Bahwa Nek tersebut telah meninggal dunia, sontak saya terkejut mendengarnya dan tidak bisa berbuat apa, hanya saya dan semua Tim PBB, Tim SB4, Masyarakat Setempat, Dinas Kesehatan Dan Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara sudah melakukan yang terbaik sudah bisa mempertemukan nenek tersebut dengan keluarganya walaupun pada akhirnya Nek Almarhum tersebut Bertemu dengan Tuhan Yang Maha Kuasa” ungkapnya.
Hokkop menambahkan:”Mungkin inilah jalannya Tuhan, kita dipakai untuk membantu Nek tersebut agar bisa mengamankan dia ketempat aman dan mempertemukan dengan keluarganya, dan pada intinya juga Marilah kita lebih peduli terhadap lingkungan kita, jikalau ada yang perlu dan butuh dibantu, kita bantulah dengan iklhas, mari kita lakukan kepedulian sosial kita disekeliling kita” tutupnya.Mtk_07
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA