Begal Bersenjata Panah Rampas Motor Warga Medan, Remaja 17 Tahun Diciduk Polisi
MEDAN Aksi begal bersenjata tajam dan panah terjadi di Jalan Jermal Raya, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Rabu
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Kejaksaan Republik Indonesia (Kejaksaan RI) patut berbangga atas prestasi luar biasa yang ditorehkan oleh salah satu jaksa muda, Putri Agita Sembiring Milala.
Jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Sumatera Utara ini berhasil menembus seleksi ketat dan terpilih sebagai Finalis Putri Indonesia 2025.
Putri Agita akan mewakili Sumatera Utara dalam ajang bergengsi ini dan akan tampil di Grand Final Putri Indonesia 2025 yang akan diselenggarakan pada April mendatang di Jakarta.
Keberhasilan Putri Agita tidak hanya mengangkat nama baik dirinya, tetapi juga membawa kebanggaan bagi institusi Kejaksaan Republik Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa dunia hukum juga memberikan ruang bagi perempuan untuk berprestasi di berbagai bidang.
Perjalanan Panjang Menuju Finalis
Perjalanan Putri Agita untuk mencapai posisi ini bukanlah hal yang mudah.
Sejak tahun 2016, ia sudah mengikuti audisi Putri Indonesia dan terus berjuang pada tahun 2017, 2020, dan 2024.
Baru pada 2025, Putri berhasil lolos dan terpilih sebagai finalis.
Tahun 2025 juga menjadi kesempatan terakhir bagi Putri Agita untuk mengikuti ajang ini karena batas usia yang diterapkan dalam kompetisi tersebut.
Putri Agita, yang lahir pada 3 Januari 1998, adalah alumni Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Gelombang II Tahun 2024.
Ia resmi menjadi jaksa pada 11 Desember 2024 dan kini bertugas di Kejaksaan Negeri Karo.
Menginspirasi dengan Integritas dan Kompetensi
Selain prestasinya di dunia hukum, Putri Agita juga dikenal sebagai sosok yang menginspirasi banyak perempuan muda Indonesia.
Dengan kemampuan profesional di bidang hukum serta penampilannya yang memukau, ia berhasil membawa semangat Kartini modern yang mendorong emansipasi perempuan di berbagai bidang, termasuk hukum dan keadilan.
Dalam wawancara, Putri Agita mengungkapkan tekadnya untuk terus belajar dan mengasah kualitas diri.
"Saya adalah jaksa perempuan yang selalu belajar untuk mempersiapkan diri dengan keilmuan, wawasan, dan silaturahmi. Saya dididik untuk memiliki integritas dan kompetensi. Modal utama saya adalah terus belajar agar mampu menjadi pemenang dalam Pemilihan Putri Sumut 2025 dan mewakili Sumut di ajang Putri Indonesia 2025," ujarnya.
Dukungan Penuh dari Kejaksaan RI
Kejaksaan Republik Indonesia memberikan dukungan penuh kepada Putri Agita dalam perjalanan menuju Grand Final Putri Indonesia 2025.
Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel), Prof. Dr. Reda Manthovani, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Putri Agita.
Dalam audiensi beberapa waktu lalu, JAM Intel juga memberikan izin cuti bagi Putri Agita untuk mengikuti berbagai kegiatan menuju grand final, seperti pra-karantina dan karantina.
Kompetisi Ketat di Grand Final
Putri Agita akan bersaing dengan 45 finalis lainnya dari seluruh provinsi Indonesia dalam ajang Grand Final Putri Indonesia 2025.
Para finalis akan memperebutkan berbagai gelar, termasuk Putri Indonesia, Putri Lingkungan, Putri Pariwisata, serta Putri Pendidikan dan Kebudayaan.
Putri Agita berharap dapat memberikan yang terbaik dan membuktikan bahwa perempuan Indonesia, dengan integritas dan kompetensi, mampu meraih kesuksesan di berbagai bidang.
Dengan prestasi ini, Kejaksaan Republik Indonesia semakin membuktikan bahwa institusi ini tidak hanya menghasilkan aparat penegak hukum yang berkualitas, tetapi juga perempuan-perempuan tangguh yang mampu bersaing di ajang nasional dan internasional. (keadilan.id)
MEDAN Aksi begal bersenjata tajam dan panah terjadi di Jalan Jermal Raya, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Rabu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menerima laporan kinerja Komisi Informasi (
PEMERINTAHAN
MEDAN Majelis Ilmu Fardhu &039Ain (MIFA) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Surat Edaran (SE) Wali Kota M
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sidang praperadilan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dijadwalkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sejumlah kasus kekerasan yang melibatkan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menj
NASIONAL
DAIRI Warga Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera mencabut izin operasional Satuan Pelayanan
KESEHATAN
DENPASAR Hujan deras yang mengguyur kawasan Jalan Dewi Sri, Kuta, memicu banjir cukup tinggi, memaksa warga dan sejumlah wisatawan terje
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, memuji pementasan teater Jaratkaru Lampan lan Utang Waras Mekutang oleh
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai memperoleh Opini Ombudsman Republik Indonesia dengan kategori Kualitas Sedang dan nilai akhir 75,87 dalam
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN Polemik aktivitas pertambangan di Tapanuli kembali memanas. Sekretaris Jenderal Parsadaan Marga Pulungan, Muhammad Erwi
POLITIK