10.500 Kecambah Sawit Asal Sumut Diekspor ke Kolombia, Karantina Pastikan Bebas Penyakit
MEDAN Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut) kembali mencatatkan ekspor komoditas pertanian ke
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA – Penceramah kenamaan asal India, Dr. Zakir Abdul Karim Naik, dijadwalkan akan memulai safari dakwah di Indonesia pada pekan depan.
Informasi tersebut diumumkan melalui situs resmi dznindonesia.id, yang menyebutkan beberapa kota besar sebagai tujuan ceramah, di antaranya Solo dan Jakarta.
Kehadiran Dr. Zakir Naik disambut antusias oleh umat Islam di Tanah Air yang selama ini mengenalnya sebagai pendakwah internasional dengan pendekatan ilmiah, rasional, dan perbandingan agama.
Ceramah-ceramahnya kerap menyentuh tema seputar Islam, Kristen, Hindu, hingga agama-agama besar lainnya.
Zakir Naik, yang lahir di Mumbai pada 18 Oktober 1965, awalnya dikenal sebagai dokter medis.
Ia menamatkan pendidikan kedokterannya di University of Mumbai dan memperoleh gelar MBBS (Bachelor of Medicine Bachelor of Surgery).
Namun pada tahun 1991, ia memutuskan untuk beralih fokus menjadi seorang pendakwah penuh waktu.
Langkah besar itu ia ambil setelah bertemu dengan Syaikh Ahmad Deedat, tokoh perbandingan agama asal Afrika Selatan.
Pertemuan itulah yang menjadi titik balik dalam hidup Zakir Naik, yang menyebut dirinya kini sebagai "dokter jiwa" alih-alih dokter jasmani.
"Saya berubah dari dokter fisik menjadi dokter jiwa, dan saya bahagia ketika ceramah bisa menjadi resep spiritual bagi umat," ungkap Zakir dalam sebuah wawancara.
Tak hanya aktif berceramah secara langsung, Dr. Zakir Naik juga memanfaatkan media modern untuk menjangkau publik global.
Ia mendirikan The Islamic Research Foundation (IRF) dan Peace TV, saluran televisi satelit 24 jam yang menyiarkan dakwah Islam dan dialog lintas agama.
Peace TV kini menjangkau lebih dari 100 juta pemirsa dan tersedia dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Urdu, Bangla, dan Cina.
Meski karier dakwahnya tidak lepas dari kontroversi dan tekanan politik di beberapa negara, pengaruh Zakir Naik tetap besar dalam mengajak umat Islam memahami Islam secara logis dan berdasarkan sumber otentik seperti Al-Qur'an dan Hadis.
Kepastian jadwal lengkap safari dakwah Dr. Zakir Naik di Indonesia akan diumumkan secara bertahap melalui situs resmi dan kanal media sosial penyelenggara.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi demi menghindari hoaks atau penyesatan jadwal.*
(d/a008)
MEDAN Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut) kembali mencatatkan ekspor komoditas pertanian ke
PERTANIAN AGRIBISNIS
BANDA ACEH Polda Aceh akan menggelar Bhayangkara Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80. Kegiatan yang berlangsung p
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar praktik industri rumahan (home industry) vape mengandung narkotika atau yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi
NASIONAL
JAKARTA Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah mulai membahas arah kebijakan pembangunan nasional dan prioritas anggaran unt
NASIONAL
SOLO Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, bertemu Presiden ke7 RI, Joko Widodo, di
POLITIK
MEDAN Puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Driver Medan (ASDM) menggelar aksi unjuk rasa di dep
PERISTIWA
JAKARTA Proses eksekusi pengosongan kawasan Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juni 2026, berlan
PERISTIWA
YOGYAKARTA Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membenarkan seorang anggotanya yang bertugas sebagai personel intelijen sempat diamank
HUKUM DAN KRIMINAL
MEXICO CITY Tim nasional Kolombia meraih kemenangan perdana mereka di ajang Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Uzbekistan dengan skor
OLAHRAGA