Polisi Ungkap Misteri Tewasnya Pendaki Gunung Sibayak, 9 Orang Resmi Jadi Tersangka
KARO Polres Karo menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus tewasnya seorang pendaki Gunung Sibayak berinisial RCH (17). Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM- Kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup adalah momen yang berat. Perasaan ini ibarat berdiri di tengah badai tanpa payung, membuat dunia terasa kehilangan warnanya. Namun, kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Justru, ini bisa menjadi awal perjalanan untuk menemukan versi terbaik diri sendiri.
Menurut beberapa psikolog, proses menerima kenyataan adalah langkah pertama menuju penyembuhan. “Menerima realitas kehilangan bukan berarti menyerah, melainkan berdamai dengan rasa sakit yang ada. Ini adalah cara untuk membebaskan diri dari beban emosional yang menghambat kita,” jelas Dr. Indra Wahyudi, seorang psikolog klinis di Medan.
Rasa kehilangan yang dalam sering kali menggiring seseorang pada pertanyaan: “Apa yang salah?” Namun, lebih dari sekadar fokus pada luka, ini adalah kesempatan untuk menggali pelajaran. Kehilangan bisa menjadi cermin yang memantulkan kekuatan dan kelemahan dalam diri seseorang.
Banyak orang terjebak dalam penyangkalan atau harapan kosong bahwa apa yang hilang akan kembali. Namun, seperti yang ditekankan oleh pakar pengembangan diri, fokus pada hal-hal yang dapat dikontrol adalah kunci. “Saat kita menerima kenyataan, kita membuka ruang untuk menyembuhkan dan tumbuh,” tambah Indra.
Salah satu langkah penting lainnya adalah memberikan waktu untuk diri sendiri. Mempraktikkan self-compassion atau kasih sayang terhadap diri sendiri adalah bagian dari proses pemulihan. “Tidak apa-apa merasa lelah atau menangis. Ini bukan tanda kelemahan, tetapi cara menghormati emosi yang ada,” kata Indra.
Membangun kebahagiaan baru juga menjadi elemen penting dalam bangkit dari kehilangan. Mengalihkan perhatian pada hal-hal positif, seperti mencoba hobi baru atau menghabiskan waktu bersama teman, bisa menjadi cara efektif untuk memulihkan diri.
“Kesendirian, jika dimanfaatkan dengan bijak, dapat menjadi momen refleksi dan pertumbuhan. Ini adalah waktu untuk mengenal diri lebih dalam, mengeksplorasi apa yang membuat kita bahagia, dan menyusun ulang prioritas hidup,” jelas Indra.
Meskipun kehilangan dapat meninggalkan luka yang mendalam, masa depan tetap menyimpan harapan dan kemungkinan yang tak terduga. Dunia ini penuh dengan keindahan yang menunggu untuk ditemukan.
Bagi mereka yang sedang berjuang melalui rasa kehilangan, ingatlah: setiap akhir adalah awal dari sesuatu yang baru. “Berani melangkah maju adalah kunci untuk menemukan kebahagiaan di tempat yang baru,” tutup Indra.
Editor: Tim Redaksi BITV Online Penulis: [KRISNA)
KARO Polres Karo menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus tewasnya seorang pendaki Gunung Sibayak berinisial RCH (17). Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas meminta PT Pertamina segera membenahi pelayanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul antrean pan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan meminta waktu selama satu bulan untuk merampungkan evaluasi dan
PEMERINTAHAN
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Tim Rimueng Koetaradja Satreskrim Polresta Band
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memastikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh siap menyelenggarakan pendidikan pem
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memiliki kewenangan untuk mengambil alih penanganan perkara dugaan korupsi yang me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Anda sedang mencari berbagai jenis kain tenun Angkola? Barangkali untuk keperluan acara adat, dll. Atau mungkin rindu dengan aneka j
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan pembentukan Komisi Nasional (Komnas) Masyarakat Adat dalam Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan status hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adrian
HUKUM DAN KRIMINAL