Kemesraan Prabowo-Jokowi-Gibran Jadi Sinyal Politik 2029, Pengamat: PDIP Bisa Bangun Poros Alternatif
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
SUMUT -Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024, yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara dan Aceh, semakin mendekati pelaksanaannya. Dalam rapat persiapan yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, dengan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), keputusan penting diambil untuk memastikan kesuksesan acara prestisius ini.
Fatoni menegaskan urgensi untuk memfokuskan anggaran APBD Sumut pada PON 2024, dengan mengalokasikan sumber daya dari kegiatan yang tidak esensial. “Fokuskan anggaran ke PON 2024, mana yang tidak urgent bisa direfokusing ke PON, karena ini menyangkut nama baik Sumut, nama baik Indonesia,” ujar Fatoni dengan tegas.
Langkah-langkah strategis telah dipersiapkan untuk mempercepat persiapan PON XXI. Salah satunya adalah intensifikasi komunikasi dan sosialisasi yang lebih terbuka kepada masyarakat, serta instruksi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memprioritaskan anggaran mereka untuk kegiatan ini.
“Tinggal 73 hari lagi, ini salah satu bentuk komitmen dan keseriusan kita bersama, agar PON 2024 berjalan dengan lancar dan sukses,” tambah Fatoni, menunjukkan determinasi yang kuat dalam menyelenggarakan acara olahraga terbesar di Indonesia.
Menpora Dito Ariotedjo, melalui sesi virtual, menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara Provinsi Sumatera Utara dan Aceh. “Perkuat koordinasi, bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang dihadapi agar PON ini berjalan dengan baik, baik secara prestasi maupun administrasi,” ungkapnya.
Di sisi lain, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengonfirmasi pembentukan Tim Satgas Percepatan Persiapan PON. Tim ini akan bertanggung jawab dalam memastikan semua bidang persiapan terkoordinasi dengan baik dan efisien.
Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan dukungan penuh terhadap persiapan PON XXI. “Kami siap mendukung untuk kesuksesan kegiatan ini, dan kami mengapresiasi respons cepat dari Pak Gubernur dalam mempercepat proses persiapan,” ujarnya.
Dengan semangat dan kolaborasi yang kuat dari semua pihak terkait, PON XXI di Sumut-Aceh diharapkan tidak hanya sukses dalam segi teknis dan administratif, tetapi juga mampu mengangkat nama baik daerah dan negara. Persiapan yang matang dan koordinasi yang solid menjadi kunci utama untuk menjadikan PON 2024 sebagai momen gemilang dalam sejarah olahraga Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
JAKARTA Pengaduan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang selama enam bulan tak kunjung selesai akhirnya tuntas dalam waktu sekitar dua
NASIONAL
MOJOKERTO Kebakaran melanda bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timu
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Relawan kemanusiaan sekaligus Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi di sektor pendidikan bukan sekadar pelanggaran hukum. Lembaga antiras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 1,93 persen sepanjang perdagangan sepekan. IHSG ditutup pada level 6.525,690, naik
EKONOMI
BANDA ACEH Keputusan Presiden mengevaluasi kepemimpinan birokrasi di Aceh mendapat apresiasi dari pengamat kebijakan publik. Langkah ter
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendesak pemerintah segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimanta
NASIONAL
NIAS BARAT Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran Rp 5,3 miliar untuk merehabilitasi Puskesmas Mandrehe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengkhawatirkan adanya praktik pembelian rumah susun (rusun) untuk
EKONOMI