Listrik Mati Total, Aktivitas Lumpuh dan Warga Resah Sepanjang Malam
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
JAKARTA -Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, angkat bicara terkait kasus tewasnya seorang remaja SMP, Afif Maulana, di Padang, Sumatra Barat. Remaja tersebut diduga meninggal akibat disiksa polisi setelah terlibat dalam aksi tawuran. Kasus ini mengundang perhatian luas dan memicu berbagai spekulasi di kalangan publik.
Sahroni meminta agar kasus ini diusut secara tuntas dan transparan. Menurutnya, kejelasan dan keterbukaan dalam penyelidikan sangat penting untuk menjawab pertanyaan publik dan menjaga kredibilitas Polri.
“Publik bertanya-tanya dan berspekulasi. Polda Sumbar harus sangat terbuka dan transparan dalam mengusut kasus ini. Publik menunggu dan mengawasi. Kalau gegabah, tertutup apalagi arogan, maka nama baik Polri yang sudah susah payah dibangun Pak Kapolri jadi taruhannya,” ujar Sahroni dalam keterangannya pada Selasa (25/6).
Bendahara Umum Partai NasDem ini juga mendesak agar Divisi Propam Polri mengambil peran maksimal dalam penyelesaian kasus ini. Sahroni menekankan pentingnya peran Propam dalam mengungkap kebenaran dan memastikan tidak ada pelanggaran hak asasi manusia yang terabaikan.
“Divisi Propam harus memainkan peran maksimal untuk mengungkap setiap detail dalam kasus ini. Jangan remehkan kasus ini hanya karena ‘satu’ nyawa yang hilang. Ini lebih dari itu, ada dugaan pelanggaran hak asasi manusia di sana,” jelas Sahroni.
Sahroni juga menekankan perlunya pengusutan yang cepat dan profesional, tanpa pandang bulu terhadap jumlah oknum yang terlibat. “Harus diusut secara cepat dan profesional. Jika nantinya terbukti ada 5, 10, atau 20 oknum yang terlibat, sikat semua,” tegasnya.
Selain itu, Sahroni berharap agar Polri dapat menyelesaikan kasus ini dengan baik agar tidak ada lagi keraguan di masyarakat. “Saya yakin Polri dapat menyelesaikan kasus ini secara terang benderang,” tutupnya.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa 40 saksi dalam kasus ini. Divisi Propam Polri juga memberikan asistensi untuk memastikan penyelidikan berjalan dengan baik dan transparan.
Sementara itu, orang tua Afif Maulana, Afrinaldi dan Anggun Angriani, masih menanti keadilan atas kematian putra mereka. Mereka berharap agar pihak berwenang dapat mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan yang seadil-adilnya.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena dugaan penyiksaan yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Kejadian ini mencederai kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi, bukan justru menjadi ancaman.
Dengan adanya desakan dari berbagai pihak, termasuk dari DPR RI, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat dan transparan. Kejelasan dan keadilan dalam kasus ini sangat penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap Polri dan memastikan bahwa hak asasi manusia dihormati dan dilindungi.
Masyarakat terus menunggu hasil penyelidikan yang objektif dan transparan dari Polda Sumbar dan Divisi Propam Polri. Keterbukaan informasi dan profesionalisme dalam menangani kasus ini akan menjadi ujian besar bagi integritas dan kredibilitas Polri.
(N/014)
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
JAKARTA Tim hukum Troya (Tifa and Roy&039s Advocate) berencana melaporkan Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan ke pihak kepolisian.
NASIONAL
JAKARTA Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menegaskan bahwa misi kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti meski sembilan relawan war
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan saat krisis
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti kinerja sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya yang dinilai menyebabk
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap penyebab gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2
NASIONAL
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh memeriksa sebanyak 15 saksi terkait kasus kebakaran dan pengrusakan yang terjadi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMATRA UTARA Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Peristiwa yang terjadi se
PERISTIWA
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL