DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
makkah -Di tengah gemuruh perhelatan ibadah haji tahun ini, sorotan tertuju pada para selebritas Indonesia yang memilih jalur eksklusif, haji furoda. Raffi Ahmad, bersama istri tercinta Nagita Slavina dan sejumlah artis lainnya, memilih menunaikan ibadah haji melalui furoda, sebuah pilihan yang tidak hanya mengundang decak kagum, tetapi juga pertanyaan tentang eksklusivitas dan biaya yang fantastis.
Haji furoda, sebuah istilah yang mungkin masih asing bagi sebagian besar masyarakat, adalah sebuah paket haji yang mengikuti regulasi resmi Arab Saudi dan diatur dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh. Dalam konteks ini, peserta haji furoda mendapat kesempatan unik untuk berangkat tanpa harus mengantre panjang, berkat undangan langsung dari Kerajaan Arab Saudi.
Kemewahan paket ini juga tercermin dalam biayanya yang mencapai kisaran fantastis, mencapai sekitar US$ 37.500 hingga US$ 39.500 atau sekitar Rp 617,6 juta hingga Rp 650,6 juta dengan asumsi kurs Rp 16.470 per US$. Biaya tersebut mencakup fasilitas mewah seperti penginapan di hotel-hotel ternama seperti Shahd Madinah dan Marwa Rotana Makkah, tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Jeddah, transportasi, konsumsi, serta perlengkapan ibadah yang lengkap.
Namun, di balik gemerlapnya fasilitas mewah dan kemudahan proses, muncul pula kritik terhadap eksklusivitas haji furoda ini. Hanya segelintir orang yang memiliki kemampuan finansial untuk merasakan pengalaman spiritual ini dalam suasana yang lebih terjamin dan nyaman. Raffi Ahmad, yang dikenal dengan sebutan “Sultan Andara,” menegaskan bahwa pilihannya tidak terfokus pada kemewahan semata, tetapi lebih kepada keberangkatan yang terjamin kualitasnya.
Penting untuk dicatat bahwa pelaksanaan haji furoda bukanlah tanggung jawab pemerintah Indonesia, melainkan dilakukan melalui agen perjalanan atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang berlisensi. Hal ini juga memastikan bahwa pemerintah tetap dapat mengontrol dan memonitor jalannya proses ibadah bagi warga negara Indonesia yang berpartisipasi.
Meskipun demikian, kritik yang muncul tidak hanya terfokus pada aspek finansial, tetapi juga etis. Bagaimana masyarakat bisa menerima kenyataan bahwa ada dua jalur berbeda dalam menunaikan ibadah yang sama, satu dengan fasilitas mewah dan yang lain dengan tantangan dan keterbatasan?
Kontroversi seputar haji furoda juga mengajukan pertanyaan penting tentang kesetaraan dalam pelaksanaan ibadah yang seharusnya merangkul semua lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial atau finansial. Kementerian Agama Indonesia sendiri tidak terlibat dalam manajemen peserta haji furoda, menyisakan ruang bagi pemerintah Arab Saudi untuk memilih siapa yang diundang berdasarkan pertimbangan diplomatik dan hubungan bilateral.
Di tengah kisruh ini, satu hal yang pasti, haji furoda bukan sekadar perjalanan fisik ke tanah suci, tetapi juga refleksi dari dinamika sosial dan spiritual yang kompleks dalam masyarakat kita. Tantangannya bukan hanya pada biaya yang harus dikeluarkan, tetapi juga pada kesempatan dan akses yang seharusnya merata bagi setiap individu yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji.
Sehingga, sementara sorotan masih terfokus pada keputusan Raffi Ahmad dan sejumlah artis untuk memilih jalur eksklusif ini, diskusi tentang keadilan, kesetaraan, dan aksesibilitas dalam ibadah haji terus membumi. Mungkin ini saat yang tepat untuk merenung, bukan hanya tentang biaya dan kenyamanan, tetapi juga tentang makna sejati dari ibadah yang dilakukan dengan tulus dan batin yang ikhlas, tanpa memandang bentuk dan fasilitasnya.
(N/014)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN