Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan WNI di Kumamoto dan Kyushu Aman
JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Jepang pada Selasa (28/7/2026). Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tida
INTERNASIONAL
JAKARTA -Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Basuki Hadimuljono, mengakui adanya penyesalan terkait program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), yang dinilai memancing arahan di masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Basuki dalam Rapat Kerja di Komplek DPR RI pada hari Kamis.
“Dengan kemarahan ini saya pikir saya nyesel betul,” ujar Basuki saat itu.
Namun, saat ditanya kembali oleh awak media pada hari Jumat mengenai maksud dari penyesalannya, Basuki enggan memberikan jawaban yang lugas. Ia hanya menyatakan komitmennya untuk patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan, serta akan melaporkan seluruh kinerjanya kepada Presiden Joko Widodo.
“Saya kira mungkin saya orangnya begitu ya, tapi saya akan manut aturan, saya akan laporkan pada presiden,” ungkap Basuki di Kantor Kementerian PUPR.
Basuki melihat bahwa kegaduhan yang timbul di masyarakat terkait iuran Tapera sebagian besar disebabkan oleh masalah kepercayaan. Untuk itu, ia menegaskan bahwa dana yang dihimpun di BP Tapera tidak akan digunakan untuk membangun proyek infrastruktur, karena pemerintah telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara terpisah untuk membiayai program perumahan.
“Pemerintah sudah mengalokasikan APBN secara terpisah untuk membangun program perumahan,” tegasnya.
Basuki menjelaskan bahwa beberapa program perumahan yang didukung oleh APBN PUPR antara lain Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Kredit Pemilikan Rumah Subsidi Selisih Marjin (KPR SSM), hingga Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Dalam rentang waktu 2015 hingga 2024, PUPR telah menggelontorkan dana sebesar Rp 105 triliun untuk program perumahan, yang diakumulasi berdasarkan perhitungan Kementerian Keuangan.
Penegasan dari Basuki ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran dan kebingungan masyarakat terkait penggunaan dana Tapera, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung program perumahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.
(N/014)
JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Jepang pada Selasa (28/7/2026). Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tida
INTERNASIONAL
SURABAYA Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) merespons hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat tingka
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik suap dalam pengurusan dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memastikan gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan ditanggung m
NASIONAL
JAKARTA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk pertama kalinya menghadiri rapat Komite Stabilitas Sistem Keu
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu yang menyebut dirinya bakal merangkap jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesi
NASIONAL
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mencabut laporan polisi terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea terkait pernyataannya
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena El Nino kini telah memasuki kategori kuat. Kondisi ters
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan jaminan kesehatan bagi para mitra Gojek melalui k
PEMERINTAHAN