BREAKING NEWS
Selasa, 26 Mei 2026

Teror Pelecehan Seksual Oleh Predator Online

BITVonline.com - Kamis, 25 April 2024 12:00 WIB
Teror Pelecehan Seksual Oleh Predator Online
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -Sebuah kejadian memprihatinkan mengguncang platform LinkedIn ketika para perempuan pencari kerja menjadi sasaran empuk bagi predator seksual daring. Kabar ini mengemuka setelah sejumlah korban melaporkan interaksi menakutkan dengan seseorang yang mengklaim sebagai perekrut.

Pelaku, yang diidentifikasi sebagai “predator seksual” oleh netizen, menggunakan akun dengan nama “Robbi Chandra-Founder CiVi (jasa review CV & konsultasi)”. Dalam modus operandinya, pelaku menawarkan lowongan pekerjaan sebagai sekretaris kepada para korban, dengan syarat-syarat yang mencurigakan.

Kronologi kejadian mengejutkan ini dimulai ketika pelaku mengirimkan foto seorang perempuan kepada korban dan mengklaimnya sebagai “sekretaris yang lama”. Kemudian, dengan tawaran lowongan pekerjaan yang diduga palsu, pelaku meminta kriteria yang tidak lazim, yakni sifat seksi dan bahkan ukuran payudara korban.

Ketika korban menolak memberikan informasi sensitif tersebut, pelaku tidak gentar dan terus mendesak, bahkan mengimingi gaji sebagai imbalan. Peristiwa mencapai puncak ketika pelaku meminta korban mengirim foto dirinya hanya mengenakan bra, dengan dalih perbandingan dengan calon sekretaris lain.

Tak hanya itu, ketika korban menolak tawaran tidak senonoh tersebut, pelaku mengancam akan mem-blacklist korban dari grup-grup HR dengan alasan “seleksi sudah setengah jalan”. Ancaman ini menambah ketakutan korban dan menunjukkan betapa seriusnya situasi ini.

Respons dari para korban atas pelecehan seksual yang mereka alami tidak berhenti pada tingkat individual. Sejumlah korban berani mengungkapkan kisah mereka secara terbuka di platform LinkedIn, menarik perhatian publik dan menimbulkan gelombang solidaritas dari netizen.

Kejadian ini menyoroti bahaya pelecehan seksual dalam dunia kerja daring, yang sering kali terabaikan atau dianggap remeh. Ini adalah panggilan bagi seluruh komunitas LinkedIn, maupun platform daring lainnya, untuk mengambil langkah tegas dalam menangani predator online dan melindungi penggunanya, terutama perempuan, dari ancaman serupa di masa depan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru