PKB Masih 'Kaji' Wacana Pansus Ijazah Gibran, Jazilul Fawaid: Masih Sebatas Wacana Saja
JAKARTA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI masih mengkaji wacana pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menindaklanjuti pole
NASIONAL
JAKARTA -Ketua sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengungkapkan pandangannya terkait hasil analisis laporan yang disampaikan oleh Kaesang Pangarep mengenai dugaan gratifikasi pesawat jet. Dalam pernyataan yang disampaikan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Nawawi menegaskan pentingnya transparansi dalam proses tersebut dan meminta Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, untuk mengumumkan hasil analisis tersebut secara resmi.
Dalam dialog dengan wartawan, Nawawi mengungkapkan, “Yang bilang mau diumumkan siapa?” menanggapi pertanyaan mengenai siapa yang akan menyampaikan hasil analisis. Ia menegaskan, “Biarkan apa yang dikerjakan Pak Pahala dia yang umumkan sendiri saja.” Hal ini menunjukkan sikap KPK untuk menjaga integritas proses pengumuman hasil analisis yang melibatkan salah satu anak presiden tersebut.
Nawawi mengonfirmasi bahwa dirinya belum menerima laporan hasil analisis dari Pahala dan menambahkan, “Selama ini yang membuat pernyataan terkait pelaporan Kaesang adalah dari Deputi Pencegahan KPK.” Hal ini menandakan bahwa KPK masih dalam tahap penyelesaian administrasi terkait laporan gratifikasi tersebut.
Sebelumnya, pada tanggal 20 September, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, mengumumkan bahwa proses penelaahan laporan gratifikasi yang disampaikan oleh Kaesang telah selesai. Namun, Pahala enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai hasil tersebut, menyatakan bahwa informasi lengkap akan disampaikan oleh pimpinan KPK.
Dalam penjelasan terpisah, juru bicara KPK, Tessa Mahardhika, menambahkan bahwa saat ini laporan tersebut masih dalam tahap penyelesaian administrasi di dua direktorat KPK, yaitu direktorat gratifikasi dan direktorat Pemberantasan Lintas Pidana dan Korupsi (PLPM). Tessa mengharapkan proses ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar hasilnya dapat dibahas di tingkat pimpinan KPK.
“KPK masih proses penyelesaian administrasi untuk laporan gratifikasi saudara KP. Kita harapkan dalam waktu dekat proses di kedua direktorat itu dapat selesai dan dapat dibahas di tingkat pimpinan,” ujar Tessa kepada wartawan.
Tessa juga memastikan bahwa KPK akan segera mengumumkan hasil analisis setelah rapat pimpinan. “Secepatnya nanti kita akan umumkan kepada teman-teman jurnalis hasil yang sudah diputuskan di rapat pimpinan tersebut,” tambahnya.
Dugaan gratifikasi yang melibatkan Kaesang Pangarep telah menarik perhatian publik, mengingat posisinya sebagai anak Presiden Joko Widodo. Proses penyelidikan ini menjadi sorotan, baik dari masyarakat maupun media, yang menantikan transparansi dan kejelasan dari KPK mengenai hasil analisis laporan yang telah diterima.
KPK berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan ini sesuai dengan prosedur yang berlaku dan berharap dapat memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada publik dalam waktu dekat. Keberlanjutan proses ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga anti-korupsi di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI masih mengkaji wacana pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menindaklanjuti pole
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menanggapi wacana pembentukan panitia khusus (pansus) DPR untuk meninda
NASIONAL
JAKARTA Seorang pelajar berusia 15 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok dalam tawuran antarkelompok remaja di Jalan Raya Kel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nama Laksamana Madya TNI Hersan menjadi salah satu figur yang diperbincangkan dalam bursa calon Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).
NASIONAL
SURAKARTA PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih lima penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian terse
NASIONAL
SURAKARTA Kontingen Indonesia resmi dikukuhkan dan dilepas untuk mengikuti Asian Para Games AichiNagoya 2026 di Jepang. Sebanyak 103 atle
OLAHRAGA
KOTA TANGERANG Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang memusnahkan barang bukti dari 210 perkara tindak pidana umum dan khusus pada Selas
HUKUM DAN KRIMINAL
JATINANGOR Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN University)
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Prakiraan cuaca Aceh pada Rabu, 14 Oktober 2026, didominasi hujan ringan di sebagian besar kabupaten dan kota. Sementara itu, P
NASIONAL