Sewakan Lahan PTPN IV Sejak 1996 di Siantar, M. Eslo Simanjuntak Dituntut 3 Tahun Bui
PEMATANGSIANTAR Kejaksaan Negeri Pematangsiantar menuntut terdakwa M. Eslo Simanjuntak dengan pidana penjara selama tiga tahun dalam per
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN –Kepadatan lalu lintas di Simpang Pos, Jalan Letjen Jamin Ginting, Medan, mencapai puncaknya pada Sabtu siang, saat puluhan sopir bus melakukan aksi blokade jalan sebagai bentuk protes terhadap penertiban yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan. Aksi ini menandai ketegangan yang terus meningkat terkait perubahan rute Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang dinilai merugikan mereka dan para penumpang.
Aksi Blokade dan DampaknyaMulai sekitar pukul 11.00 WIB, para sopir bus memblokade jalan di Simpang Pos dan di bawah Flyover Jamin Ginting, mengakibatkan kemacetan total dari berbagai arah. Sopir bus, yang merasa dirugikan oleh kebijakan baru pemerintah kota, menutup jalan dengan bus mereka, membuat arus lalu lintas menjadi lumpuh dan mengganggu aktivitas sehari-hari warga Medan.
Salah satu sopir bus, H Tarigan, mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap penertiban tersebut. “Kami keberatan disuruh naik dan turunkan penumpang di Terminal Pinang Baris. Penumpang pasti jadi susah dan tidak mau naik karena jaraknya yang jauh,” keluh H Tarigan. Aksi ini merupakan respons terhadap kebijakan Pemko Medan yang memindahkan rute bus dari Jalan Jamin Ginting ke Terminal Pinang Baris di Jalan Tahi Bonar Simatupang, Medan Sunggal.
Penertiban dan Permasalahan yang DihadapiPerubahan rute yang diterapkan oleh Dinas Perhubungan Medan ini merupakan upaya untuk mengurangi kemacetan di Jalan Jamin Ginting yang selama ini sering mengalami kepadatan lalu lintas akibat banyaknya bus yang menaikkan dan menurunkan penumpang di sepanjang jalan tersebut. Kepala Bidang Pengembangan, Pengendalian, dan Keselamatan Jalan, Richard Medy Simatupang, menjelaskan bahwa seluruh bus AKDP di Jalan Jamin Ginting tidak lagi diperbolehkan untuk menaikkan atau menurunkan penumpang di area tersebut. Mereka harus menggunakan Terminal Pinang Baris sebagai titik naik dan turun penumpang.
“Ini adalah arahan dari Wali Kota Medan, Bobby Nasution, untuk melakukan perubahan arus lalu lintas. Semua bus harus beroperasi melalui Simpang Selayang, Jalan Setia Budi, dan berakhir di Terminal Pinang Baris,” jelas Richard. Namun, kebijakan ini memicu ketidakpuasan di kalangan pengusaha bus dan penumpang yang merasa jarak ke terminal baru terlalu jauh dan menambah biaya perjalanan.
Respons Pemerintah dan Solusi yang DitawarkanPetrus Sembiring, manajer di PT Makaro Bre Tiganna, menyatakan bahwa meskipun mereka tidak keberatan dengan penertiban, mereka merasa penempatan terminal di Pinang Baris terlalu jauh dan akan membebani penumpang. Mereka meminta waktu tambahan hingga terminal di Pasar Induk Laucih rampung agar bisa menjadi alternatif lebih dekat.
Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengkritik Dinas Perhubungan yang dinilai tidak efektif dalam menertibkan angkutan umum di Jalan Jamin Ginting. Dalam video yang diunggah di Instagram, Bobby terlihat marah dan meminta solusi konkret agar arus lalu lintas di Jalan Jamin Ginting tidak terhambat. “Kami memberikan waktu dua hari untuk memperbaiki situasi ini. Jika tidak ada perubahan, kami akan terus menegakkan aturan,” tegas Bobby.
KesimpulanPolemik antara pemerintah kota, sopir bus, dan penumpang ini menggambarkan tantangan dalam mengelola arus lalu lintas di kota besar seperti Medan. Sementara penertiban rute bertujuan untuk mengurangi kemacetan, implementasinya memerlukan solusi yang mempertimbangkan kepentingan semua pihak. Pemerintah diharapkan dapat menemukan jalan tengah yang dapat diterima oleh pengusaha angkutan umum tanpa mengorbankan kenyamanan dan aksesibilitas bagi penumpang.
(N/014)
PEMATANGSIANTAR Kejaksaan Negeri Pematangsiantar menuntut terdakwa M. Eslo Simanjuntak dengan pidana penjara selama tiga tahun dalam per
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyebut polemik pasangan suami istri yang meminta bantuan biaya pengobatan anaknya di RS M
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal menyatakan akan memberikan masukan dan analisis kebijakan kepada Presiden Prabowo Subianto se
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen pemerintah kota untuk membenahi pengelolaan aset daerah yang selama i
PEMERINTAHAN
MEDAN Ambruknya 12 tower transmisi listrik di Sumatera Utara kembali memicu pemadaman bergilir di Medan dan sejumlah wilayah sekitarnya.
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah bersama Komisi III DPR RI menyepakati perubahan ketentuan usia pensiun anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya resmi mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dalam perkara
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kegiatan open house Sekolah Rakyat Sentra Dar
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahannya di Istana Negara, Senin, 8 Juni 2026. Salah sa
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan, dan Jakarta.D
HUKUM DAN KRIMINAL