Heboh Biaya Hotel AFF U-19, PSSI dan Pemkot Medan Saling Berbeda Pernyataan
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
BANDA ACEH – Ustaz Hermansyah Adnan, S.Ag., M.Sos., menekankan pentingnya memahami makna Ramadhan tidak hanya dari sisi lahiriah, tetapi juga batiniah dalam pengajian Ahad subuh, 22 Februari 2026, di Masjid Taqwa Muhammadiyah Banda Aceh.
Dalam tausyiahnya, Ustaz Hermansyah memaparkan dua dimensi manis dan indahnya Ramadhan: hakikiyah dan maknawiyah.
Baca Juga:Secara lahiriah, manis Ramadhan bisa dirasakan melalui kurma, yang menjadi sunnah berbuka puasa Rasulullah SAW.
Kurma muda atau kering dianggap cepat mengembalikan energi fisik setelah seharian berpuasa. Namun, manis sejati Ramadhan terletak pada iman dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
"Manisnya iman dirasakan ketika seseorang mencintai Allah lebih dari segalanya, mencintai sesama semata-mata karena Allah, dan membenci kekufuran," ujar Ustaz Hermansyah.
Ia menambahkan bahwa berbagi takjil dan sedekah di bulan Ramadhan memberikan pahala yang manis, tidak hanya bagi yang berpuasa, tetapi juga bagi pemberinya.
Selain manis, Ramadhan juga indah, baik dari segi lahiriah maupun batiniah. Masjid yang dipenuhi jamaah, suasana tarawih, dan lantunan ayat Al-Qur'an menciptakan keindahan lahiriah.
Sedangkan secara batiniah, iman yang terhiasi di hati membuat shalat, sedekah, dan membaca Al-Qur'an terasa nikmat dan menenangkan.Ustaz Hermansyah menekankan bahwa tujuan akhir
Ramadhan adalah taqwa, sebagaimana tertulis dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
Ia menutup pengajian dengan nasihat praktis agar Ramadhan benar-benar manis dan indah: memperbaiki niat, memperbanyak interaksi dengan Al-Qur'an, menghidupkan malam dengan shalat dan doa, memperbanyak sedekah, serta menjaga hati dan lisan.
"Manisnya Ramadhan bukan pada kolaknya. Indahnya Ramadhan bukan pada lampu-lampunya. Manisnya Ramadhan adalah ketika iman terasa hidup.
Baca Juga:
Indahnya Ramadhan adalah ketika hati terasa dekat dengan Allah," tutup Ustaz Hermansyah.*
(ad)
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan D
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memblokir sejumlah aset milik Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam proses penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (2/6/2026)
PERISTIWA
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Selasa (2/6/2026).
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke42 tahun 2026. Kegiatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana Kepresidenan memastikan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan mengganggu pelaksanaan program Makan Ber
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan DPR RI mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN),
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatanny
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam keputusan yang diumum
PEMERINTAHAN