Jaksa: Roy Suryo Bikin Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya dan Direndahkan Serendah-rendahnya
JAKARTA Jaksa penuntut umum mendakwa Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo melakukan fitnah dan pencemaran n
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH – Ustaz Hermansyah Adnan, S.Ag., M.Sos., menekankan pentingnya memahami makna Ramadhan tidak hanya dari sisi lahiriah, tetapi juga batiniah dalam pengajian Ahad subuh, 22 Februari 2026, di Masjid Taqwa Muhammadiyah Banda Aceh.
Dalam tausyiahnya, Ustaz Hermansyah memaparkan dua dimensi manis dan indahnya Ramadhan: hakikiyah dan maknawiyah.
Baca Juga:Secara lahiriah, manis Ramadhan bisa dirasakan melalui kurma, yang menjadi sunnah berbuka puasa Rasulullah SAW.
Kurma muda atau kering dianggap cepat mengembalikan energi fisik setelah seharian berpuasa. Namun, manis sejati Ramadhan terletak pada iman dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
"Manisnya iman dirasakan ketika seseorang mencintai Allah lebih dari segalanya, mencintai sesama semata-mata karena Allah, dan membenci kekufuran," ujar Ustaz Hermansyah.
Ia menambahkan bahwa berbagi takjil dan sedekah di bulan Ramadhan memberikan pahala yang manis, tidak hanya bagi yang berpuasa, tetapi juga bagi pemberinya.
Selain manis, Ramadhan juga indah, baik dari segi lahiriah maupun batiniah. Masjid yang dipenuhi jamaah, suasana tarawih, dan lantunan ayat Al-Qur'an menciptakan keindahan lahiriah.
Sedangkan secara batiniah, iman yang terhiasi di hati membuat shalat, sedekah, dan membaca Al-Qur'an terasa nikmat dan menenangkan.Ustaz Hermansyah menekankan bahwa tujuan akhir
Ramadhan adalah taqwa, sebagaimana tertulis dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
Ia menutup pengajian dengan nasihat praktis agar Ramadhan benar-benar manis dan indah: memperbaiki niat, memperbanyak interaksi dengan Al-Qur'an, menghidupkan malam dengan shalat dan doa, memperbanyak sedekah, serta menjaga hati dan lisan.
"Manisnya Ramadhan bukan pada kolaknya. Indahnya Ramadhan bukan pada lampu-lampunya. Manisnya Ramadhan adalah ketika iman terasa hidup.
Baca Juga:
Indahnya Ramadhan adalah ketika hati terasa dekat dengan Allah," tutup Ustaz Hermansyah.*
(ad)
JAKARTA Jaksa penuntut umum mendakwa Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo melakukan fitnah dan pencemaran n
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo menolak menempuh proses keadilan restoratif atau restorative j
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menemui ratusan warga yang berunjuk
EKONOMI
MEDAN DPRD Kota Medan menyoroti penurunan anggaran Dinas Kesehatan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau PAPBD Ko
KESEHATAN
MEDAN Komplotan penipu mencuri sepeda motor milik seorang pelajar berinisial MA, 14 tahun, di Kota Medan, Sumatera Utara. Pelaku menjala
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Komisaris PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam program kerja sama replanting tan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr Sutio Jumagi Akhirno, SH, MH, menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Hukum Pro
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution serta kepala daerah dan Ketua DPRD kabupat
PEMERINTAHAN
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) belum menerima secara resmi salinan keputusan terkait upaya hukum banding yang diaj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berinisial DK, 26 tahun, menikahi kekasihnya, TR, di ruang besuk tahanan Polrestabes Medan, Selasa, 15 September 2026
HUKUM DAN KRIMINAL