Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
JAKARTA -Polri resmi menjelaskan peran dan fungsi pembentukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) sebagai langkah penguatan dalam penanggulangan korupsi di Indonesia. Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menegaskan bahwa Kortas Tipikor bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dan lembaga-lembaga terkait lainnya dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap korupsi.
“Ini adalah penguatan untuk penanggulangan masalah korupsi. Sebelumnya, Direktorat Tipikor kini dikembangkan menjadi Kortas. Kami percaya bahwa penanganan korupsi tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan harus melibatkan berbagai pihak,” ujar Sandi kepada wartawan di The Tribrata, Jakarta Selatan.
Menurut Sandi, Polri berkomitmen untuk melakukan kolaborasi dengan institusi lain, termasuk KPK dan Kejaksaan Agung, dalam penanggulangan korupsi. Dia menyebutkan bahwa penanganan korupsi mencakup tiga aspek: pencegahan, penegakan hukum, dan penelusuran aset.
“Korupsi merupakan penyakit masyarakat dan ancaman bagi bangsa, sehingga perlu penanggulangan secara kolektif. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangat serius dalam upaya ini,” tambahnya.
Kapolri sebelumnya mengungkapkan bahwa Kortas Tipikor akan memiliki beberapa direktorat, di antaranya direktorat pencegahan, penyidikan, dan penelusuran serta pengamanan aset. Harapannya, dengan pembentukan Kortas Tipikor, pemberantasan korupsi di Indonesia dapat dilakukan dengan lebih maksimal.
Sandi menekankan bahwa keseriusan Kapolri dalam menangani korupsi terlihat dari pengembangan direktorat ini sebagai bentuk kolaborasi yang lebih kuat untuk memberantas dan mencegah tindak pidana korupsi di tanah air.
Dengan langkah ini, Polri berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pemberantasan korupsi, yang selama ini menjadi salah satu isu krusial di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL