BREAKING NEWS
Rabu, 09 September 2026

Gunung Disebut sebagai “Pasak” Bumi dalam Al-Qur’an, Begini Penjelasan Ulama dan Sains

Adelia Syafitri - Rabu, 09 September 2026 09:18 WIB
Gunung Disebut sebagai “Pasak” Bumi dalam Al-Qur’an, Begini Penjelasan Ulama dan Sains
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Gunung merupakan salah satu ciptaan Allah SWT yang disebut dalam sejumlah ayat Al-Qur'an.

Selain menjadi bagian dari bentang alam bumi, gunung juga disebut memiliki fungsi tertentu dalam kehidupan manusia.

Salah satunya terdapat dalam Surah An-Nahl ayat 15. Ayat tersebut menjelaskan tentang gunung yang dipancangkan di bumi agar bumi tidak berguncang bersama manusia.

Baca Juga:

Allah SWT berfirman,

وَأَلْقَىٰ فِى ٱلْأَرْضِ رَوَٰسِىَ أَن تَمِيدَ بِكُمْ وَأَنْهَٰرًا وَسُبُلًا لَّعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Wa alqā fil-arḍi rawāsiya an tamīda bikum wa an-hāraw wa subulal la'allakum tahtadụn

Artinya: "Dia memancangkan gunung-gunung di bumi agar bumi tidak berguncang bersamamu serta (menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk." (QS An-Nahl: 15)

Mengutip buku Keajaiban Sains dalam Al-Qur'an: Ilmu Fisika dalam Perspektif Al-Qur'an yang ditulis Nuraini Fatmi, ilmu bumi modern menemukan bahwa gunung memiliki akar yang berada di dalam tanah.

Akar tersebut dapat mencapai kedalaman yang berlipat dari ketinggian gunung itu sendiri.

Karena karakteristik tersebut, gunung kerap diibaratkan seperti pasak.

Pengetahuan mengenai struktur gunung dan akar yang berada di bawah permukaan bumi berkembang dalam ilmu geologi modern.

Sementara itu, Al-Qur'an telah menyebut gunung sebagai bagian dari ciptaan Allah SWT yang membuat bumi menjadi tempat yang dapat dihuni manusia.

Dalam konteks Surah An-Nahl ayat 15, gunung disebut sebagai sesuatu yang dipancangkan di bumi agar tidak berguncang bersama manusia.

Ayat tersebut juga menyebut sungai dan jalan sebagai bagian dari nikmat Allah agar manusia memperoleh petunjuk.

Para ulama menjelaskan Surah An-Nahl ayat 15 sebagai salah satu ayat yang menunjukkan kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan dan mengatur bumi.

Menurut Tafsir Kementerian Agama RI, ayat tersebut menerangkan bahwa Allah menciptakan gunung-gunung yang kokoh di bumi agar bumi tidak berguncang sehingga manusia dapat menjalani kehidupan di atasnya.

Keberadaan gunung juga menjadi salah satu tanda kekuasaan Allah SWT dalam menciptakan alam semesta dan mengatur kehidupan di bumi.

Sementara itu, dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa ayat tersebut menerangkan tentang bumi dan sesuatu yang diciptakan Allah untuk mengokohkannya agar tidak berguncang, yaitu gunung-gunung yang menjulang tinggi dan kokoh.

Dengan adanya gunung, bumi menjadi lebih tenang sehingga makhluk yang hidup di atasnya, termasuk hewan, dapat menjalani kehidupan dan mencari penghidupan dengan lebih baik.

Surah An-Nahl ayat 15 mengajak manusia untuk memperhatikan berbagai ciptaan Allah SWT.

Gunung, sungai, dan jalan disebut dalam satu rangkaian ayat sebagai bagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya.

Pembahasan mengenai gunung dalam Al-Qur'an juga menarik perhatian karena ilmu geologi modern menjelaskan adanya struktur gunung yang memiliki bagian di bawah permukaan bumi.

Namun, pemahaman terhadap ayat Al-Qur'an tetap perlu ditempatkan dalam konteks tafsir dan kajian ilmiah masing-masing.

Bagi umat Islam, ayat tersebut menjadi pengingat untuk melihat alam sebagai salah satu tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Wallahu a'lam.* (d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Disebut Bikin Buku 'Islam ala Prabowo', Yusril Tegaskan Cuma Diwawancarai: Jangan Cuma Debat Judul
Ancaman ISPA akibat Abu Sinabung dan Asap Karhutla, Dinkes Sumut Minta Warga Gunakan APD
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Selasa Pagi, Ini Imbauan Badan Geologi untuk Masyarakat
Benarkah Surah Al-Waqiah Bisa Membuka Rezeki? Ini Penjelasan dan Riwayatnya
Dari 'Kiamat' 1883 Hingga Tsunami 2018: Mengapa Anak Krakatau Tetap Jadi 'Bom Waktu' Selat Sunda?
Disorot Publik, BAZNAS Tegaskan Dana Zakat Tak Sepeser pun Dipakai untuk Buku Islam Ala Prabowo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru