Kemnaker Genjot Kesiapan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat pembekalan mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) untuk menghadapi p
NASIONAL
BEKASI - Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (DPN SPASI), menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus baru DPC SPASI Bekasi Raya yang terpilih secara demokratis dalam musyawarah yang digelar di Aming Coffee, Bekasi, pada Sabtu, 12 April 2025.
Dalam pemilihan tersebut, bang Agus Supriyanto, S.H. terpilih sebagai Ketua, bang H. Ius Soliwanto sebagai Sekretaris, dan bu Sriyatun Sih Wudodo, S.H., S.E., M.H. sebagai Bendahara.
Pemilihan ini dihadiri oleh 18 Advokat yang berdomisili atau berkantor di wilayah Bekasi, baik Kota maupun Kabupaten.
Ketua Harian DPN SPASI menyampaikan harapan besar kepada jajaran pengurus terpilih agar segera melakukan konsolidasi internal dan koordinasi dengan para anggota untuk menyusun dan melengkapi struktur organisasi di tingkat cabang. Termasuk membentuk bidang-bidang penting seperti:
Bidang Advokasi Hukum,
Bidang Kajian Peraturan Perundang-undangan,
Bidang Bantuan Hukum, serta
Bidang lainnya yang mendukung kerja-kerja organisasi.
"Kehadiran DPC SPASI Bekasi Raya sangat penting, mengingat banyaknya persoalan yang dihadapi para advokat, mulai dari kriminalisasi, diskriminasi, hingga kekerasan fisik dan psikis saat menjalankan profesi. Bahkan tidak jarang terjadi pelecehan terhadap marwah Advokat," tegasnya.
Selain memperkuat solidaritas antar-advokat, DPC SPASI Bekasi Raya juga diharapkan segera membentuk Lembaga Bantuan Hukum SPASI untuk membantu masyarakat di wilayah Bekasi yang membutuhkan akses keadilan, terutama mereka yang tidak mampu.
Dengan terbentuknya DPC SPASI Bekasi Raya, ini menjadi cabang keempat yang resmi berdiri setelah sebelumnya terbentuk di:
DPC SPASI Bali,
DPC SPASI Balikpapan, dan
DPC SPASI Bogor Raya.
Rencananya, DPN SPASI juga tengah mempersiapkan pembentukan cabang-cabang lainnya di berbagai daerah Indonesia sebagai respons atas tingginya permintaan dan kebutuhan perlindungan hukum bagi advokat di daerah.
Dalam kurun waktu tiga bulan sejak SPASI berdiri, tercatat sudah ada 9 Advokat yang telah didampingi oleh SPASI dalam berbagai proses hukum, baik di tingkat penyidikan hingga proses persidangan. Bahkan, 3 perkara sudah memperoleh putusan, dan 2 perkara lain sedang dalam proses banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Dari jumlah tersebut, 2 orang di antaranya adalah advokat perempuan yang menjadi korban kriminalisasi saat menjalankan tugas profesinya.
"Kami ingin SPASI hadir sebagai pelindung dan pembela profesi Advokat di seluruh Indonesia, serta menjadi kekuatan nyata dalam membela keadilan baik bagi advokat maupun masyarakat umum," pungkasnya.*
(Fira)
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat pembekalan mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) untuk menghadapi p
NASIONAL
MEDAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mengumumkan pemberhentian Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (P
POLITIK
BEKASI Kereta Api (KA) Jarak Jauh bertabrakan dengan KRL Commuter Line di sekitar Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin malam, 27 April
PERISTIWA
BINJAI Hanya berhenti beroperasi selama beberapa hari karena viral di media sosial, praktik judi togel yang beralamat di Pasar 2 Titi Pa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggeledah kantor Satuan Kerja Perumahan dan Kawas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memintai keterangan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut, P
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan
EKONOMI
MEDAN Mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara, Askani, menegaskan tidak terjadi perubahan status Hak G
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Badri Munir Sukoco me
PENDIDIKAN
TANGERANG Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menegaskan komitmennya menindak tegas pegawai lembaga pemasyarakatan
HUKUM DAN KRIMINAL