Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Namun, AHY juga menyoroti persoalan Over Dimension and Over Loading (ODOL) pada truk-truk yang menurutnya menjadi beban besar bagi infrastruktur jalan. Ia menyebut, Rp 41 triliun anggaran per tahun habis untuk perbaikan jalan rusak akibat ODOL. Anggaran ini, katanya, seharusnya bisa dialihkan untuk mendukung program konversi kendaraan dan penguatan regulasi transportasi berkelanjutan.
"Bayangkan jika dana tersebut kita arahkan untuk mempercepat kendaraan listrik dan mendukung regulasi hijau. Dampaknya akan jauh lebih berkelanjutan," ujar AHY.
Dalam forum tersebut, AHY juga menyoroti pentingnya pengembangan program Waste to Energy sebagai solusi ganda—mengelola limbah sekaligus menghasilkan energi.
"Topik ini banyak ditanyakan berbagai kalangan, karena selain menyelesaikan persoalan sampah, kita juga bisa hasilkan energi dari prosesnya," tuturnya.
AHY menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mengarusutamakan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang nasional.*
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.