Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
MEDAN – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Hortikultura Provinsi Sumut Rajali menjelaskan, seluruh gabah hasil panen pada April-Mei 2025, sudah diborong oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Ini bukan hanya di Sumut, tetapi juga di seluruh di Indonesia.
"Langkah Bulog membeli seluruh gabah petani ini, didasarkan pada Inpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Jadi, semua gabah hasil petani, dibeli oleh Bulog," tegas Rajali mengulangi, Jumat (25/07/2025).
Rajali yang saat ini berada di Kota Tarutung, Tapanuli Utara (Taput), ketika dihubungi melalui telepon selular menjelaskan, langkah pemerintah melalui Bulog membeli gabah petani, disebabkan selama ini kilang padi membeli gabah dengan harga yang sangat rendah. Bahkan, pengusaha kilang membeli gabah hanya dengan harga Rp 4.500.
Harga ini tentu saja sangat merugikan petani. Karena itu, melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2025, pemerintah memutuskan agar Bulog membeli gabah petani dengan harga Rp 6.500 per kg. Harga itu sama rata tanpa memperdulikan kadar air. Baik gabah kering maupun gabah basah.
"Jadi sekarang, Bulog langsung datang ke lahan pertanian petani untuk membeli langsung dengan harga Rp 6.500. Ini lebih menguntungkan petani. Karena harga itu sama rata tanpa memperdulikan kadar air. Gabah kering dan gabah basah sama harganya, Rp 6.500," tegas Rajali.
Dengan keputusan pemerintah seperti itu, membuat pengusaha kilang padi tidak mampu bersaing dengan Bulog untuk membeli gabah petani. Itu yang membuat saat ini tidak ada lagi gabah di kilang padi. "Kilang padi, boleh saja membeli gabah petani. Tapi tidak boleh di bawah harga Rp 6.500 per kg. Tapi, kilang tidak mampu," jelas Rajali.
Bulog sendiri, kata Rajali, memiliki gilingan padi. "Jadi, setelah petani panen, Bulog langsung datang ke lokasi pertanian petani untuk membeli langsung gabah dengan harga Rp 6.500 per kg. Gabah tersebut dalam kondisi basah, karena dijemput langsung di tempat," jelas Rajali.
Kadis Ketapang: Tanya Bulog
Ketika ditanya soal terjadinya gejolak harga beras yang sangat meresahkan masyarakat, Rajali justru meminta wartawan bertanya kepada Bulog. "Tanya aja Bulog.
Sekarang Bulog sewa gudang di mana-mana," jelasnya.
Kuat dugaan, terjadinya gejolak harga beras saat ini akibat ketidakmampuan Bulog sendiri melakukan tatakelola distribusi beras. Karena, gabah sudah diborong oleh Bulog dari petani. Kalau saja Bulog peka terhadap kondisi pasar, tentu gejolak harga seperti ini tidak akan terjadi.
Ketika situasi pasar sudah bergejolak karena kehabisan beras, Bulog bisa langsung mendistribusikan beras ke pasar. Tapi sayangnya, saat ini telah terjadi gejolak harga yang meresahkan masyarakat.
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL