Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
Seperti diketahui, gejolak harga beras saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Harga melonjak tinggi melampauai HET yang ditetapkan pemerintah. Hal inilah yang membuat pertanyaan bagi masyarakat atas peran instansi terkait seperti Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan maupun Bulog.
Saat ini saja, harga beras merek Swan 30 Kg misalnya, dijual dengan harga Rp 470.000. Ini artinya Rp 15.666 per kg. Bahkan, banyak pedagang menjualnya dengan harga Rp 17.000 per kg. Harga beras merek Mahkota juga naik signifikan dari semula Rp 395.000 per 30 Kg kini menjadi Rp 430.000/30 Kg.
Merek Cap Gentong ukuran 5 Kg, pekan lalu masih di harga Rp 80.000. Tapi saat ini sudah mencapai Rp 84.000 ukuran 5 Kg. Beras Cap Ayam pekan lalu masih di harga Rp 76.000/5 Kg, kini sudah mencapai Rp 82.000. Itu artinya, Rp 16.500 per Kg. "Hanya dalam hitungan waktu satu minggu, naik begitu sangat tinggi," tutur Linda, seorang ibu rumah tangga.
Di Padangsidimpuan, harga beras merek si Pulo dan si Latihan, kini dijual dengan harga Rp 16.250 per kg. Padahal sebelumnya hanya sekitar Rp 14.500 per kg. Itu artinya terjadi kenaikan sebesar Rp 1.750.
Beras merek Fajar Tani juga dijual dengan harga tinggi. Masyarakat membeli langsung di Kilang Fajar Tani di Jalan Medan-Percut Medan, untuk ukuran 30 Kg seharga Rp 470.000. Itu artinya, harga ecerannya Rp 15.666/Kg. Jauh di atas HET.
Tidak Ada Gabah di Kilang Padi
Ketika ditanya terkait lonjakan harga beras, salah seorang staf pegawai Kilang Fajar Tani bernama Neneng menjelaskan, tidak ada gabah untuk digiling mesin padi. "Itu lihat. Kosong gabah," jelas Neneng singkat, sembari menunjuk ke arah tempat penyimpanan stok gabah di Kilang Fajar Tani tersebut.
Kalaupun gabah ada, menurutnya harganya mahal. Saat ini, katanya, Kilang Fajar Tani membeli gabah ke petani dengan harga Rp 9.500 per kg.
Penjelasan pihak pengelola Kilang Fajar Tani itu, membuat para petani tertawa. Para petani menyangkal apa yang disebutkan pihak pengelola Kilang Fajar Tani.
"Kalau harga gabah kering dari petani Rp 9.500 per kg, sudah kayalah petani. Sudah enaklah petani," tegas salah seorang petani yang tinggal di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Kamis (24/07/2025).*
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL