BREAKING NEWS
Jumat, 24 April 2026

Menkeu Purbaya: Pemerintah Siapkan Skema Insentif Tarik Dana Dolar ke Dalam Negeri

- Jumat, 19 September 2025 21:39 WIB
Menkeu Purbaya: Pemerintah Siapkan Skema Insentif Tarik Dana Dolar ke Dalam Negeri
Ilustrasi. (foto: NurPhoto via Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan skema insentif berbasis pasar (market based) guna menarik simpanan valuta asing (valas) milik warga negara Indonesia (WNI) yang selama ini disimpan di luar negeri agar kembali ditempatkan di dalam negeri.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (19/9/2025).

Baca Juga:
Menurut Purbaya, skema tersebut sedang dimatangkan dan ditargetkan bisa segera diterapkan dalam waktu dekat.

Langkah ini bertujuan memperkuat cadangan devisa nasional, meningkatkan pasokan dolar di sistem perbankan domestik, serta mendukung pembiayaan proyek-proyek strategis pemerintah.

"Rencana bagaimana menarik uang-uang dolar yang orang Indonesia suka taruh di luar balik ke sini. Tadi masih belum matang, masih kita matangkan lagi. Tapi kalau saya lihat, rencananya cukup bagus sekali," ujar Purbaya dalam keterangannya.

Menkeu juga mengungkapkan bahwa setiap bulan terdapat aliran dana valas dalam jumlah signifikan yang dikirimkan ke luar negeri oleh sebagian WNI.

Pemerintah, kata dia, berupaya menekan tren ini dengan memberikan insentif menarik bagi pemilik dana agar tidak perlu lagi memindahkan uang mereka ke luar negeri.

"Saya baru tahu juga bahwa ternyata setiap bulan banyak juga yang kirim ke luar negara orang Indonesia. Uang-uangnya utamanya ke beberapa negara di kawasan sini," ungkapnya.

"Jadi kita akan menjaga itu dengan memberikan insentif yang menarik, sehingga mereka nggak usah capek-capek kirim dolarnya ke luar."

Baca Juga:
Purbaya menekankan, apabila dana dolar tersebut dapat ditahan dan dikapitalisasi di dalam negeri, maka dampaknya akan signifikan bagi perekonomian nasional.

Cadangan devisa akan meningkat, suplai dolar di perbankan nasional membaik, dan pembiayaan dalam mata uang asing untuk proyek strategis bisa dipenuhi secara mandiri.

"Kalau kita bisa jaga masuk ke sini, nggak keluar, cadangan kita akan lebih besar lagi, dan perbankan kita punya suplai dolar lebih banyak lagi," pungkasnya.

Kebijakan ini juga sejalan dengan strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada pembiayaan luar negeri serta memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.*

(pr/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tarif Cukai Rokok Tembus 57 Persen, Purbaya: Firaun Lu! Banyak Banget
Menteri Keuangan Purbaya Uji Layanan Kring Pajak, Tanyakan Soal Coretax
Mendagri Tito Ingatkan Pemda Boleh Rapat di Hotel: Hidupkan Kembali, Kasihan Mereka
Pemprov Sumut Luncurkan Program JASKOP: Harga Pangan Tetap Stabil, Petani Untung!
Banten Jadi Tuan Rumah HPN 2026, Ketum PWI: Momentum Dorong Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Purbaya Klaim Gugatan Tutut Dicabut: Beliau Kirim Salam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru