BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

IHSG Dibuka Menguat ke 8.192, Investor Waspadai Potensi Konsolidasi

- Kamis, 09 Oktober 2025 09:18 WIB
IHSG Dibuka Menguat ke 8.192, Investor Waspadai Potensi Konsolidasi
Ilustrasi. (foto: bizhare)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis pagi (9/10/2025) di zona hijau, mencatatkan penguatan sebesar 0,26% ke level 8.192,40 pada pukul 09.09 WIB.

Kenaikan ini didorong sentimen teknikal, meski pasar masih dibayangi aksi ambil untung dan pelemahan data ekonomi domestik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 287 saham bergerak menguat, 159 saham melemah, dan 194 lainnya stagnan.

Baca Juga:

Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp15.481,58 triliun.

Sebelumnya, pada perdagangan Rabu (8/10/2025), IHSG ditutup melemah tipis sebesar 0,04% ke level 8.166,03.

Meski sempat menyentuh rekor intraday tertinggi di 8.224, indeks terkoreksi hingga ke level terendah 8.044 sebelum akhirnya ditutup melemah.

Menurut Tim Riset Phintraco Sekuritas, koreksi kemarin disinyalir akibat aksi profit taking pada saham-saham konglomerasi yang sebelumnya menjadi penopang penguatan IHSG dua hari terakhir.

Koreksi mendadak ini bahkan sempat memicu panic selling di sejumlah emiten besar.

Selain faktor teknikal, tekanan juga datang dari rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2025 yang melemah ke level 115, dari 117,2 di Agustus.

Ini merupakan posisi terendah sejak April 2022, mengindikasikan mulai melemahnya optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan.

Hari ini, pasar juga akan mencermati rilis data penjualan ritel domestik Agustus 2025 yang diperkirakan melambat menjadi 3,9% (YoY), dibandingkan 4,7% (YoY) pada Juli lalu.

Di sisi fiskal, rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk kembali menarik dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp70 triliun dari Bank Indonesia juga menjadi perhatian investor.

Dana ini disebut akan ditempatkan sebagian di Bank Pembangunan Daerah (BPD), seperti Bank Jakarta dan Bank Jatim, dengan kisaran Rp10–20 triliun.

Secara teknikal, analis memperingatkan potensi Bearish Divergence antara pergerakan IHSG dan indikator MACD, yang dapat menjadi sinyal tekanan jual lanjutan.

Garis Accumulation/Distribution (A/D) juga menunjukkan adanya tekanan distribusi.

Meski demikian, IHSG masih berada di atas level moving average 5 dan 20 hari (MA5 dan MA20), yang mengindikasikan tren jangka pendek belum sepenuhnya berubah.

Namun, penyempitan Bollinger Bands mengisyaratkan potensi pergerakan besar dalam waktu dekat.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak konsolidatif dalam kisaran 8.000–8.250, dengan support kuat di area 8.000.

Investor disarankan waspada jika indeks kembali menembus ke bawah level tersebut.

Beberapa saham yang direkomendasikan sebagai top picks oleh analis Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini, Kamis (9/10/2025), antara lain:
- PANI (PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk)
- EMTK (Elang Mahkota Teknologi Tbk)
- INCO (Vale Indonesia Tbk)
- ESSA (Surya Esa Perkasa Tbk)
- ADRO (Adaro Energy Indonesia Tbk)

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan sebagai ajakan membeli atau menjual saham.

Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Redaksi tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.*


(bi/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kuala Dangkal, Nelayan Lamno Terancam Tak Bisa Melaut: Pemerintah Diminta Bertindak Cepat
Aksi Robin Hood ala Presiden Prabowo
Kutip Berita Tanpa Izin? Siap-Siap Kena Royalti di UU Hak Cipta Baru!
Aksi ESG: Tambang Berkelanjutan Menuju Harmoni Masyarakat, Membangun Ekonomi Lokal
Tekan Inflasi, Pemkot Bandar Lampung Gelar Pasar Murah di 126 Kelurahan Hingga November
Dari Infrastruktur hingga Kesehatan, Bupati Anton Pastikan Pelayanan Masyarakat Ujung Padang Membaik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru