Sebaliknya, saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) mengalami penurunan masing-masing 1,74% dan 1,57%.
Sebelumnya, tim riset Phintraco Sekuritas memperingatkan bahwa berdasarkan analisis teknikal, IHSG menunjukkan potensi konsolidasi melemah.
Hal ini tercermin dari pergerakan indikator teknikal, seperti histogram negatif pada MACD dan Stochastic RSI yang terus bergerak menuju area bawah.
Volume jual yang masih mendominasi diperkuat oleh garis A/D yang menunjukkan adanya distribusi saham.
Menurut Phintraco Sekuritas, IHSG saat ini berada di bawah level moving average (MA) 5 dan MA 20, serta mendekati level MA50 di 8.010.
Mereka memperkirakan IHSG akan menguji level psikologis 8.000, dan jika tembus, berpotensi menuju ke support di level 7.850.
Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan volatilitas pasar yang masih cukup tinggi, dengan penguatan yang sempat terpangkas ke zona merah.
Investor dan pelaku pasar diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam melakukan investasi, mengingat analisis teknikal yang menunjukkan potensi konsolidasi yang melemah.
Disclaimer Berita ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pergerakan pasar saham dan tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca.
bitvonline.com tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul akibat keputusan investasi pembaca.*