Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
BANDAR LAMPUNG – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa seluruh beras yang didistribusikan oleh Bulog merupakan hasil panen petani dalam negeri dengan mutu terjamin, sehat, dan layak dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Masyarakat perlu tahu bahwa beras Bulog adalah beras berkualitas, sehat, dan aman dikonsumsi, sekaligus menjadi kebanggaan nasional," ujar Rizal, Minggu (2/11/2025).
Rizal menekankan bahwa pasokan beras Bulog berasal langsung dari petani lokal di berbagai daerah di Indonesia, sebagai bentuk komitmen perusahaan mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.Baca Juga:
"Beras Bulog berasal dari para petani di seluruh Nusantara, dari Sabang sampai Merauke," tambahnya.
Dengan kualitas yang stabil dan distribusi merata, Bulog menegaskan perannya sebagai penjaga pangan rakyat.
Beras berkualitas tinggi tersedia di pasar tradisional hingga ritel modern di seluruh Indonesia.
Rizal juga menyampaikan bahwa stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman, mencapai 4,2 juta ton, jumlah tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Keberhasilan ini didukung penyerapan lebih dari 3 juta ton beras dari petani lokal, menunjukkan komitmen Bulog dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Perusahaan terus bekerja sama dengan petani di berbagai daerah untuk memastikan pasokan berasal dari hasil panen terbaik yang memenuhi standar kualitas nasional.
"Beras yang kami terima merupakan hasil terbaik dari petani Indonesia," ujarnya.
Selain itu, Bulog rutin melakukan pemeliharaan beras, baik harian maupun triwulanan, guna menjaga kualitas dan memastikan beras tetap layak dikonsumsi.
Pemeriksaan kualitas juga dilakukan secara acak dan berkala untuk memastikan setiap karung beras yang didistribusikan tetap higienis dan aman.
Rizal menambahkan, berbagai langkah berkelanjutan terus dilakukan Bulog demi menyediakan beras sehat bagi masyarakat.
Jika ditemukan beras yang rusak, Bulog melakukan proses reprocessing, yaitu pembersihan dan pencucian ulang agar beras yang masih layak tetap bisa dikonsumsi.
Sementara beras yang tidak memenuhi standar konsumsi akan dialihkan menjadi pakan ternak, sehingga tetap memiliki nilai ekonomi dan tidak terbuang percuma.
Dengan strategi ini, Bulog memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal, menjadikan beras Bulog sebagai simbol kualitas dan kebanggaan pangan Indonesia.*
(a008)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL